Petualangan Seru di Pulau XXXX, Pulau Khusus Pria!

|

Mutya Hanifah - Okezone

Pulau XXXX, Australia (Foto: news)

Petualangan Seru di Pulau XXXX, Pulau Khusus Pria!
Beberapa bulan lalu, perusahaan bir populer Autralia, XXXX membeli pulau di Great Barrier Reef yang digunakan khusus untuk wisatawan pria. Seperti apakah kehidupan di pulau ini sekarang?

Kombinasi bir dan pria mengasumsikan kehidupan di Pulau XXXX sangat liar dan tak terkendali. Seorang wisatawan wanita dari Australia, Brigid Delaney, mencoba mengunjungi pulau ini.

Awalnya, dia ragu mengunjungi pulau ini karena keamanannya. Ketakutan akan diserang pria-pria mabuk yang menghuni pulau ini tak urung menghalangi rasa penasarannya. Bersama teman wanitanya, Brigid pun mantap mendatangi Pulau XXXX.

Ternyata, tidak seperti yang dibayangkan, kehidupan dalam pulau ini layaknya di pulau-pulau wisata lain. Yang berbeda adalah faslilitas yang disediakan, yang menunjang kebutuhan para pria, seperti ruang bermain games, meja biliar, lapangan golf, tempat memancing, bar yang memutar acara olahraga, dan tempat bermain musik rock.

"Ternyata, pulau ini tidak bebas wanita, bahkan terlihat banyak wanita dimana-mana. Di pantai, pondokan, semua tempat," kata Brigid seperti dikutip dari SMH, Rabu (12/12/2012).

Yang menjadi daya tarik utama pulau ini adalah bir dan minuman keras yang dapat dinikmati oleh pengunjung pulau sepuasnya. Pengunjung pulau pun bukan orang biasa, melainkan mereka yang memenangkan kontes dari perusahaan bir tersebut juga undangan.

Nah, para pria pemenang kontes tersebut diperbolehkan membawa tiga teman ke pulau ini. Jadi, boleh membawa istri, pacar, adik perempuan, bahkan ibu mereka.

Sebelumnya, pulau ini milik warga Afrika Selatan, John dan Sonja Rumble. Namun, setelah dibeli XXXX, pulau yang dibuka pada 30 Oktober ini kini berisi lima penginapan yang dikhususkan untuk tamu pria berusia 18 tahun ke atas. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kepastian Susi Pudjiastuti Jadi Menteri Tertunda