Hanya 3 Tempat di Indonesia Boleh Gelar Atraksi Lumba-Lumba

|

Mutya Hanifah - Okezone

Pertunjukan lumba-lumba di Ocean Dream Samudera, Ancol (Foto: Fitri/Okezone)

Hanya 3 Tempat di Indonesia Boleh Gelar Atraksi Lumba-Lumba
JAKARTA - Lumba-lumba adalah hewan yang pintar dan lucu, apalagi bila tengah beratraksi di kolam. Namun ternyata, kolam merupakan alat atraksi berbahaya bagi lumba-lumba.

Atraksi lumba-lumba yang berlompatan di air, berenang menghampiri pengunjung memang tampak sangat menarik untuk ditonton, dan tidak terlihat penyiksaan terhadap hewan-hewan tersebut. Padahal sebaliknya, lumba-lumba dalam sirkus keliling tersebut sangat tersiksa.

"Mereka tidak bahagia. Anda harus melihatnya di alam liar untuk tahu bahwa dia bahagia," kata Richard O'Barry, aktivis perlindungan lumba-lumba dari Amerika Serikat, saat diskusi "Wildlife Protection: Dolphins" di @america, Jakarta, Selasa (5/2/2013) malam.

"Berada di kolam yang sempit, dengan musik keras dan juga teriakan pengunjung membuat lumba-lumba stres. Mungkin nampaknya dia bahagia, dengan wajahnya yang lucu, namun sesungguhnya hewan ini mengalami tekanan," sahut Richard, yang dulunya pernah menjadi pelatih lumba-lumba untuk serial televisi Flipper.

Karena itulah, menurutnya, pertunjukan lumba-lumba sudah seharusnya dilarang. Aktivis dari Jakarta Animal Aid Network, Femke den Haas, juga mengungkapkan betapa bahaya pertunjukan seperti ini bagi lumba-lumba.

"Di alam liar, lumba-lumba bisa hidup hingga 45-50 tahun. Dalam pertunjukan seperti ini, mereka hanya bisa hidup 5 tahun," ujar Femke.

"Saat ini, di Indonesia hanya ada tiga tempat yang resmi boleh melakukan pertunjukan lumba-lumba," ujar Menteri Kehutanan Zulkifli. Tiga tempat resmi dimaksud, adalah Ancol di Jakarta, Taman Safari di Cisarua, dan Wersut Seguni Indonesia (WSI) di Semarang. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Merasakan Voodoo di Karibia