Perbedaan Gejala Meningitis pada Bayi & Orang Dewasa

|

Niken Anggun Nurani - Okezone

Bayi terkena meningitis (Foto: Google)

Perbedaan Gejala Meningitis pada Bayi & Orang Dewasa
 
MENINGITIS yang saat ini tengah menyerang artis cantik Ashanty memang merupakan salah satu penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Gejala yang ditimbulkan pun cukup bervariasi. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ulasan gejala meningitis pada tiap usia.
 
Memang tidak banyak yang mengetahui gejala yang bisa muncul dari meningitis. Jika Anda sadar akan tanda dari kemunculan penyakit ini, Anda bisa melakukan pencegahan dini yang bisa membantu mempercepat penanganan. Berikut ini beberapa gejala meningitis yang muncul pada tiap usia seperti yang dilansir Livestrong.
 
Dewasa

Tanda-tanda umum meningitis pada orang dewasa termasuk sakit kepala, dan demam. Beberapa orang akan mengeluh leher kaku dan mengalami kepekaan terhadap cahaya terang. Iritabilitas, gelisah, dan perubahan tingkat kesadaran dapat terjadi pada kasus yang lebih parah. Muntah juga umum dan gejala kadang-kadang didahului dengan batuk, pilek atau sakit tenggorokan. Ruam dengan bintik-bintik merah dan ungu kadang-kadang akan berkembang. Orang dewasa bisa menjadi sakit parah dalam waktu 24 jam.

Bayi dan balita

Tanda-tanda dan gejala yang biasanya muncul pertama pada bayi dan balita termasuk masalah makan, muntah dan perubahan perilaku. Anda mungkin melihat ada perubahan dalam cara teriakan mereka yang terdengar. Bisa jadi tangisan yang lebih dari biasanya. Mereka dapat mengalami suhu tubuh tinggi atau rendah. Anak mungkin menjadi lesu dan menjadi tukang tidur lebih dari biasanya. Meningitis bakteri menyebabkan pembengkakan jaringan otak. Jika anak masih memiliki titik lemah, yang disebut fontanel di kepalanya, Anda mungkin melihat tempat ini akan menggelembung atau merasa tegang. Anak-anak juga dapat mengembangkan ruam merah dan ungu.

Bayi baru lahir

Pada anak yang baru lahir, pada bulan pertama kehidupan, gejala meningitis sering tidak jelas. Anda mungkin memperhatikan pola makan yang buruk, saat menyusu dan menangis lemah. Bayi yang baru lahir mungkin mengalami muntah dan diare. Demam mungkin tidak ada, namun bayi yang baru lahir mungkin memiliki masalah pernapasan tidak teratur, dan periode gangguan tidur dapat hadir.  Ruam merah dan ungu mungkin muncul.(ind)
 
 
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ovi Dian Setuju Kartu Sakti Jokowi, Asalkan?