Berburu Oleh-Oleh Murah di Ben Thanh Market

|

Mutya Hanifah - Okezone

Ben Thanh Market yang ramai (Foto: Mutya/Okezone)

Berburu Oleh-Oleh Murah di Ben Thanh Market
KOTA terbesar Vietnam, Ho Chi Minh City atau dikenal juga sebagai Saigon, menjual barang-barang murah. Cari oleh-oleh murah di Saigon, Anda harus kunjungi Ben Thanh Market!

Ben Thanh Market adalah sebuah pasar besar di Distrik 1 Kota Saigon, Vietnam. Pasar ini juga menjadi salah satu ikon wisata di kota tersebut, terkenal di kalangan turis yang ingin mencari oleh-oleh juga makanan lokal yang lezat.

Bila dilihat dari atas, nampak Ben Thanh Market seperti menjadi pusat Kota Saigon, karena berada di tengah-tengah kota. Pasar ini berada satu distrik dengan area backpacker Pham Ngu Lao street, menjadikannya populer di kalangan turis asing.

Hampir semua yang Anda cari ada di Ben Thanh; suvenir, tekstil, kopi Vietnam yang terkenal, hingga kuliner lokal yang sedap. Jangan heran bila pasar ini tak pernah sepi.

Pedagang-pedagangnya cukup agresif terhadap turis. Mereka tidak segan menarik tangan Anda untuk mengunjungi tokonya. Hati-hati juga terhadap copet, karena keramaian pasar kerap membuat turis kurang waspada. 

Harga barang di Ben Thanh Market cukup murah, namun Anda harus gigih menawar kepada si pedagang. Mereka biasanya memasang harga dua kali lipat dibanding harga normal, jadi jangan ragu-ragu untuk menawar hingga setengah harga. Jangan lupa tersenyum, senjata 'peluluh' agar mereka mau menurunkan harga.

Ada juga area Ben Thanh Market yang hanya menjual barang-barang dengan harga pas alias tak bisa ditawar. Bila tak yakin berapa harga barang atau suvenir yang ingin dibeli, Anda bisa mengunjungi area ini terlebih dahulu hingga tahu berapa harga sebenarnya barang yang Anda inginkan.

Vietnam terkenal dengan industri tekstilnya, jadi jangan kaget bila di Ben Thanh Market Anda melihat toko-toko kain dan tekstil yang juga menyediakan jasa pembuatan jas atau ao dai (baju tradisional Vietnam) hanya dalam waktu sehari. Harga jas biasanya 1 satu juta Dong (sekira Rp500 ribu) sedangkan ao dai berkisar Rp200 ribu-Rp500 ribu, tergantung dari bahan yang dipilih.

Beralih dari area tekstil, pakaian, dan suvenir, Anda akan tiba di area kuliner. Jejeran kedai-kedai pho (mi khas Vietnam) serta makanan Vietnam lainnya dengan bau sedap semerbak akan menyambut siapapun yang datang. Aroma ini bercampur dengan bau biji kopi Vietnam yang juga dijajakan di tempat yang sama.

Bila ingin mencari suvenir dengan harga lebih murah dan tak perlu banyak menawar, Anda bisa beralih ke luar pasar. Jalan sedikit di samping Ben Thanh Market, Anda akan melihat gang-gang yang dihuni toko-toko pedagang Malaysia.

Toko-toko ini memang tak sebanyak yang ada di Ben Thanh Market, namun setidaknya lebih sepi. Anda juga tak perlu capek menawar karena harganya cenderung lebih rendah daripada di dalam pasar.

Saat malam, Ben Thanh Market memang tutup. Namun, alun-alun di depannya akan berganti menjadi area pasar malam, yang juga menjual dagangan serupa ketika siang. Biasanya makanan lokal juga akan terlihat lebih banyak di malam hari.

Bila mengunjungi Ben Thanh Market, jangan lupa menyambangi Pho 2000 atau Pho President. Kedai di depan pasar ini terkenal karena dulunya pernah dikunjungi Presiden Bill Clinton.

Ben Thanh Market berada di distrik satu, Anda hanya perlu berjalan kaki selama 10 menit dari Pham Ngu Lao Street, pusat backpacker di Saigon. Di dekat pasar ini juga ada halte bus yang menjadi tempat pemberhentian bus, membawa Anda ke bandara hanya dengan Rp2.500. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Andra 'Bagindas': Pemerintah Belum Peduli Hutan Lindung