Beli Karya Dian Pelangi, Aslinya Cuma di Butik Resmi

|

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone

Dian Pelangi (Foto: dok pribadi)

Beli Karya Dian Pelangi, Aslinya Cuma di Butik Resmi
BANYAK beredar tiruan atau bahkan bajakan busana Dian Pelangi di pasaran. Namun jika tak ingin menelan kekecewaan, belilah produk hanya di butik resmi Dian Pelangi.



Setidaknya, pesan itulah yang selalu digaungkan Dian kepada masyarakat yang hendak membeli karyanya. Pasalnya, produk wanita berusia 22 tahun itu memang tidak dijual di toko atau department store tertentu.
 
Diakui Dian, produknya yang asli hanyalah dipasarkan melalui butik resmi yang dimilikinya baik di Indonesia dan luar negeri.
 
“Saya sendiri ingin menjaga keeksklusifan Dian Pelangi. Karenanya, untuk mengatasi protes orang-orang yang sering masuk ke dapur Dian Pelangi. Ada yang menyebutkan misalnya baju Dian Pelangi luntur, padahal pas dilihat labelnya bukan Dian Pelangi,” tutur Dian saat bertandang ke redaksi Okezone di Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
 
Ya, ancaman tersebut memang tak ditampik menjadi kendala yang membuat kelancaran usahanya. Untuk itu, agar kepuasan konsumen tetap terjaga, serta menghindari aksi pemalsuan dan kejahatan lainnya, Dian pun mengklaim bahwa produk yang asli hanya didapatkan di butik resmi yang terpampang di website.
 
“Kita klaim bahwa baju Dian Pelangi yang asli hanya bisa didapatkan di butik. Di luar butik resmi tersebut, tidak bisa dibilang asli. Mungkin memang ada yang asli karena kebetulan beli di butik Dian Pelangi dan dijual lagi. Tapi bisa jadi itu tiruannya. Jadi, Dian pun tak bisa bilang bahwa membeli produk di luar butik Dian Pelangi itu asli. Produk Dian hanya dijual di butik resmi saja, ada butik franchise dan butik sendiri di mana ada 14 cabang resmi yang dijamin keasliannya. Jadi, memang tidak ada di department store tertentu. Kalau memang mau terjamin keasliannya, ya datang ke butik Dian Pelangi,” tegasnya.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    "Lebih Baik Pilih Menteri Kesehatan yang Muda"