Buka Wawasan Ibu dengan Program Televisi Internasional

Kamis, 4 April 2013 - 14:09 wib | M. Adi Kurniawan - Sindoradio

Menonton televisi (Foto: Google)

Buka Wawasan Ibu dengan Program Televisi Internasional
PENGETAHUAN seorang ibu menentukan sebagian besar informasi dan kualitas hidup anak dan anggota keluarga. Secara langsung maupun tak langsung, informasi yang diterima memengaruhi keputusan dan perilakunya, mulai dari preferensi hingga perspektifnya.
 
Untuk akses informasi di kalangan masyarakat Indonesia, pesawat televisi mendapatkan ruang istimewa di tengah keluarga dan menjadi bagian penting kehidupan pribadi dan sosial para ibu. Saat sajian televisi yang dinikmati menghadirkan informasi bermanfaat, ibu bisa mengaplikasikannya untuk keluarga, begitu pun sebaliknya, saat tayangan miskin pengetahuan, orangtua mengalami pemiskinan solusi atas permasalahan keluarga yang dialami.
 
Salah satu kunci ilmu pengetahuan adalah penguasaan bahasa. Di samping bahasa ibu, bahasa internasional secara signifikan akan membantu kaum ibu menyerap lebih banyak ilmu. Ketika sajian televisi lokal membombardir keluarga dengan konten utama berupa hiburan, ibu yang bijak semestinya mengenal dan mengenalkan alternatif tayangan televisi yang dinikmati.
 
Stasiun televisi internasional memerlihatkan keberagaman yang menciptakan pemikiran yang lebih terbuka, salah satu referensi yang menghadirkan modernitas dan perkembangan kehidupan benua eropa adalah DW T, chanel televisi Jerman yang kaya informasi namun dikemas ringan dan menghibur sehingga nyaman untuk dinikmati. Program mingguan seperti "In Good Shape" menawarkan pengetahuan kesehatan yang memberi pencerahan bahkan mengkoreksi mitos dan informasi keliru seputar kesehatan dengan sajian ringan dan durasi yang pas.
 
Informasi televisi internasional memerlihatkan dinamika kehidupan modern dunia, serta beragam isu strategis perempuan. Wacana realitas kehidupan wanita pekerja modern, tren gaya bekerja perempuan perkotaan, juga beragam isu dan dukungan pemerintah terhadap kaum ibu bisa menjadi referensi kebijakan yang dimungkinkan diadaptasi di Indonesia. Seperti ibu-ibu bekerja di Eropa yang sudah difasilitasi kebutuhan day care area, maraknya upaya pengajuan bekerja dari rumah, wacana cuti panjang kelahiran bergiliran antara suami dan istri, tentu bisa jadi direktori baru kaum ibu. Wanita berwawasan internasional akan menjadi ibu yang adaptif terhadap perubahan untuk kepentingan terbaik putra-putri dan keluarganya.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Daftar Keinginan Pria pada Wanita