KKP Rayu Perbankan Biayai Budidaya Udang

Selasa, 16 April 2013 - 18:32 wib | Sudarsono - Koran SI

 KKP Rayu Perbankan Biayai Budidaya Udang Ilustrasi (Foto: Okezone) JAKARTA – Dirjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebijakto mengajak perbankan mendanai budidaya udang vaname. Dia mengatakan, udang terutama jenis udang vaname sangat prospektif.

”Sejak 1988 lalu bank menghentikan penyaluran kreditnya ke sektor budidaya udang. Kini perbankan mulai berani. Hal ini karena sektor ini sangat prospektif,” kata Slamet Soebijakto di sela panen udang vaname pada kolam denfarm di Kota Serang, Provinsi Banten, Selasa (16/4/2013).

Belum lama ini, BTN telah menyalurkan kredit Rp4,5 miliar kepada para petambak udang vaname yang ada di Kota Serang. Tak hanya BTN, BRI juga siap mengucurkan kreditnya sebesar Rp2 miliar dari Rp45 miliar yang akan disalurkan ke sektor budidaya udang vaname.

Menurutnya, pada 1988 lalu, perbankan menyatakan bahwa sektor budidaya udang, terutama jenis udang windu tak prospektif sehingga sektor ini tidak layak diberikan kredit.

”Itu anggapan bank pada waktu itu, tapi sekarang anggapan itu sirna, seiring tingginya permintaan udang vaname baik di pasar dalam negeri maupun ekspor,” jelasnya.

Menurut dia, pemerintah Indonesia melalui Ditjen Perikanan Budidaya, KKP sedang melakukan revitalisasi tambak udang yang selama ini idle untuk dimanfaatkan dengan memudidayakan udang vaname dan bandeng.

Revitalisasi ini telah dilaksanakan sejak 2012 lalu dengan menggunakan dana APBN Perubahan sebesar Rp225 miliar. Dana itu digunakan untuk mendanai para petambak udang vaname dan bandeng di lima kabupaten/kota di Provinsi Banten dan Jawa Barat.
Kelima kabupaten/kota itu adalah Serang, Cirebon, Karawang, Subang, dan Indramayu. ”Revitalisasi di lima kabupaten/kota itu merupakan tahap awal,” tambahnya.

Tahun ini, kata Slamet, pihaknya akan memperluas cakupan revitalisasi di lima provinsi yakni Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Sumatera Utara Untuk melakukan revitalisasi tambak di lima provinsi ini.
(gnm)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »