Pelesir ke Korut Aman, Asalkan...

Selasa, 16 April 2013 - 17:14 wib | Mutya Hanifah - Okezone

DMZ (Demilitarised Zone) di Korea Utara (Foto: Telegraph)

Pelesir ke Korut Aman, Asalkan...
KOREA Utara tengah menjadi perbincangan karena Presiden Kim Jong Un mengancam akan menembakkan rudal. Turis justru dibuat penasaran, tetapi juga perlu cerdas saat akan datang.

Adanya pemberitaan terhadap Korea Utara bukannya membuat turis takut.  Mereka malah penasaran terhadap negara ini. Bagaimana ya, caranya pelesir ke Korea Utara?

"Tidak seperti rumor yang beredar, mengajukan permohonan visa ke Korea Utara sebenarnya cukup mudah," kata Dylan Harris dari Lupine Travel, operator wisata Inggris yang biasa membawa wisatawan ke Korut, seperti dikutip dari Telegraph, Selasa (16/4/2013).

"Syaratnya mudah, Anda hanya perlu memesan paket tur dengan dua pemandu wisata resmi dari Korea Utara," imbuhnya. Pemandu wisata tersebut harus ditunjuk langsung oleh Menteri Pariwisata Korut, dan berasosiasi dengan tiga agen wisata yang berada di Pyongyang, Ibu Kota Korut.

Bahkan, Anda yang ingin pelesir sendiri di negara tersebut harus ditemani oleh dua pemandu. "Tidak mungkin traveling sendirian ke Korea Utara," kata Gill Leaning dari agen wisata Regent Holidays.

Menurut Gill, wisatawan harus paham bahwa mereka adalah tamu istimewa bagi Korut. Karena itu, ada peraturan yang harus ditaati, seperti tidak berjalan tanpa pemandu dan tidak mengambil foto di lokasi-lokasi tertentu.

Upayakan juga untuk Anda selalu berkomunikasi dengan kedutaan negara masing-masing mengenai status perjalanan ke Korea Utara. Anda hanya bisa masuk melalui jalur udara ke Korut, tidak bisa memasuki melalui Korea Selatan, terkait konflik antar dua negara ini.

Regent Holidays sendiri telah menerima banyak permintaan wisata ke Korut dalam tiga tahun terakhir. Kontroversi Kim Jong Un menyebabkan permintaan wisata ke Korut oleh agen wisata Regent Holidays naik hingga empat kali lipat. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 20:05 WIB

      Pesta Rakyat Hidupkan Budaya Indonesia

      Kebudayaan Indonesia mulai tersisih, kehadiran budaya barat mulai mewabah. Pesta Rakyat penting mengembalikan kejayaan budaya Indonesia.

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 19:13 WIB

      Dewi Gita: Sea World, Gak Perlu Ditutup

      Dewi Gita kaget ditutupnya Sea World. Menurutnya Sea World tidak perlu ditutup sebab telah menjadi tempat edukasi anak soal biota laut.

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 18:00 WIB

      Parade Sambut Presiden, Simbol Pemersatu Bangsa

      WARGA Jakarta larut dalam parade budaya di Bundaran HI saat menyambut Presiden Jokowi. Parade ini dianggap sebagai simbol pemersatu bangsa.

       

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 17:05 WIB

      Pengalaman Miss Earth di Thailand

      Thailand merupakan wisata Asia Tenggara. Miss Earth Margenie Winarti menceritakan pengalaman menjelajah wisata di negeri Gajah Putih.

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 16:03 WIB

      Thailand, Negeri Penuh Histori

      Thailand merupakan negara di Asia Tenggara memiliki wisata histori. Hal tersebut diceritakan Miss Earth Air 2014 Margenie Winarti.

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 15:00 WIB

      Ke Thailand, Sambangi Sukhothai

      Thailand merupakan negara di Asia Tenggara yang harus dikunjungi ketika berwisata. Salah satu tak boleh dilewatkan adalah Sukhothai.

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 14:19 WIB

      Lepas Lampion, Warga Jakarta Kecewa

      Ada yang kurang memuaskan dari acara syukuran rakyat di Monas. Pelepasan lampion yang dinanti tidak berjalan seperti diharapkan.

       

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 14:02 WIB

      Miss Earth Air 2014 Betah di Thailand

      Asia dikenal ramah tamahnya, termasuk Thailand. Hal ini diakui Miss Earth Air 2014 Margenie Winarti. Baginya merasa betah ada di Thailand

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 12:00 WIB

      "Pesta Rakyat Kok Sisakan Sampah"

      Syukuran rakyat Salam Tiga Jari telah usai digelar di Monas, tapi meski usai Monas menyisakan banyak sekali sampah bekas makanan.

    • Travel
      Selasa, 21 Oktober 2014 11:36 WIB

      Pesta Rakyat, Monas Tampil Beda

      Monumen Nasional berbeda dari biasanya saat syukuran rakyat. Monas yang biasa tampil polos, kini dihias beberapa simbol bertema Indonesia.

    Baca Juga

    Pesta Rakyat Hidupkan Budaya Indonesia