Ulah Tangan Jahil Turis di Tempat Wisata

|

Mutya Hanifah - Okezone

Pasir putih pulau indah Boracay di Filipina jadi sasaran tangan jahil turis (Foto: dailymail)

Ulah Tangan Jahil Turis di Tempat Wisata
BEBERAPA waktu lalu, seorang turis asal Amerika ditahan di Turki atas tuduhan mencuri bebatuan berharga dari pantai. Pencurian oleh wisatawan nampaknya memang bukan hal baru.

Kasus pencurian yang dilakukan oleh wisatawan nampaknya semakin sering terjadi. Wisatawan sering kali mencoba untuk mengambil bagian dari bangunan berharga suatu tempat untuk dijadikan suvenir, mulai dari bebatuan di Tembok Besar China hingga penguin hidup.

Di Pulau Boracay, Filipina yang terkenal dengan keindahan pantai pasir putihnya kini tengah menderita ekstraksi besar-besaran. Pasalnya, turis yang datang pastilah mengambil pasir atau bebatuan pantai tersebut untuk kenang-kenangan. 

Pemerintah setempat pun akhirnya mengesahkan sebuah peraturan untuk menangkap siapa saja yang usil mengambil kerikil atau pasir di tujuan wisata favorit di Filipina tersebut. 

Kini, siapa saja yang mencoba mengambil pasir di Boracay terancam denda sebesar 2500 peso atau sekira Rp600 ribu, atau ancaman penjara minimal satu bulan. 

Tak hanya di pasir pantai saja yang diambil. Juni 2012 lalu, harian Telegraph melaporkan bahwa bangunan-bangunan antik di Italia telah dicungkili bebatuannya oleh para turis. Banyak sekali turis-turis yang tertangkap di bandara dengan tas berisi batu-batuan kuno atau artefak antik.

Tidak hanya benda mati, batu pun jadi sasaran tangan jahil turis. Tahun lalu, Daily Mail melaporkan tiga turis Inggris yang mencuri penguin dari taman air di Australia. Penguin tersebut berhasil diselamatkan dan dikembalikan ke tempatnya semula.

(ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Prisia Nasution Senang Diving di Pulau Kecil