Aston Trip, 3 Hari Puaskan Hasrat di Cirebon

|

Dewi Yanti - Okezone

Kunjungan ke Kesultanan Kanoman & Keraton Kesepuhan (Foto: Dewi/Okezone)

Aston Trip, 3 Hari Puaskan Hasrat di Cirebon
CIREBON - Archipelago Internasional bekerja sama dengan manajemen Aston Cirebon Hotel & Convention Center serta Honda Freed mengundang wisatawan dari Jakarta untuk acara Aston Cirebon Fam Trip.

Wisatawan Jakarta diajak merasakan pengalaman berbeda saat menginap di Aston Cirebon  serta melihat langsung pesona budaya, wisata sejarah, hingga kuliner yang tidak kalah lezat dengan kuliner Nusantara lainnya.

Pada hari pertama setiba di Cirebon, wisatawan langsung dimanjakan dengan santap siang di Rumah Makan Nasi Jamblang Ibu Nur, rumah makan khas Cirebon yang menyajikan nasi jamblang dan seabrek lauk pauk yang sedap.

Usai memanjakan lidah, aktivitas hari pertama selanjutnya diisi dengan mengunjungi pusat kerajinan kerang di Multi Dimensi Shell Craft. Di sini wisatawan bisa menemukan beragam furnitur dan interior dari kulit kerang, mulai dari aksesori, peralatan makan, lampu-lampu hias, bingkai kaca, vas bunga, sofa, dan beragam karya unik lainnya.

Hari kedua dimanfaatkan Aston Cirebon untuk lebih memperkenalkan Cirebon melalui kebudayaan Keraton. Wisatawan diajak lebih mengenal sejarah Cirebon dengan bertandang ke Kesultanan Kanoman & Keraton Kesepuhan.

"Objek dan peninggalan leluhur yang ada di Cirebon bisa dikenal lagi oleh seluruh wisatawan, baik dalam maupun luar negeri," kata  R. Fajar Basuki, General Manager Aston Cirebon Hotel & Convention Center, pada kunjungannya di Keraton Kanoman, Cirebon, baru-baru ini.

Usai itu, perut kembali dimanjakan dengan makan siang di Klapa Manis Restaurant, sebuah restoran Sunda yang terletak di dataran tinggi. Sambil bersantap siang, wisatawan disuguhi pemandangan berupa hamparan sawah kawasan Gronggong dan Cirebon lainnya. Di restoran ini pula, wisatawan bisa menemukan barang antik yang semakin sulit ditemui.

Perjalanan kemudian mengarah ke Desa Linggarjati, Kuningan. Tak ingin melupakan perjuangan Soekarno dan Moh. Hatta dalam memperjuangkan kemerdekaan, Aston mengajak wisatawan ke Museum Liggarjati untuk melihat peninggalan sejarah yang digunakan dalam perumusan Linggarjati antara Indonesia dengan VOC. Sambil menikmati sejuknya di desa ini, disajikanlah high tea.

Pada kunjungan hari ketiga, Aston mengenalkan kerajinan batik khas Cirebon. Salah satu lokasi pembuatan batik yang terkenal berada di jalan Pleret kawasan Trusmi, yaitu Gallery Batik Lebet Sibu. Di sini wisatawan dapat melihat proses pembuatan batik khas Cirebon, mulai dari dicap, ditembok, diwarnai, dikoreksi, diplorot, hingga dijemur. Tidak hanya kain batik yang dijual dalam showroom milik Bowo, wisatawan juga bisa membeli pakaian jadi, aksesori, tas, sandal, dan syal.

Selanjutnya mengunjungi Trusmi yang masih dalam satu kawasan dengan pengrajin batik, sebuah pusat belanja pakaian batik dan oleh-oleh khas Cirebon serta makanan khasnya. Ada beragam pakaian dari anak-anak hingga dewasa, santai hingga pakaian resmi dan pesta, pria dan dewasa lengkap tertata di sini.

Dengan tiga hari kunjungan ke Cirebon ini, maka terpuaskanlah hasrat untuk lebih mengenal Cirebon dari sisi kuliner, budaya, sejarah, dan kerajinan tangannya. Menjadi pengalaman menyenangkan pula bisa beristirahat di hotel bintang empat pertama di Cirebon ini dengan segala fasilitas dan kenyamanan yang diberikan kepada tamu. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Menyelami Kehidupan Alam di Lengguru, Papua