Karang Terbesar di Dunia Menyusut karena Perubahan Iklim

|

Mutya Hanifah - Okezone

great Barrier Reef, Australia (Foto: rtseablog)

Karang Terbesar di Dunia Menyusut karena Perubahan Iklim
Great Barierr Reef, Australia

Great Barrier Reef atau Karang Penghalang Besar di Australia terancam akan kehilangan sebagian besar dari populasi terumbu karangnya. Hal ini disebabkan oleh cuaca buruk, polusi, dan ledakan populasi mahluk laut lain.

Great Barrier Reef (GBR) di Australia adalah kumpulan terumbu karang terbesar dunia yang terdiri dari kurang lebih 3.000 karang dan 900 pulau, yang membentang sepanjang 2.600 km. Karang ini berlokasi di Laut Koral, lepas pantai Queensland di timur laut Australia. Sebagian besar wilayah karang ini termasuk bagian yang dilindungi oleh Taman Laut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef Marine Park).

Karena kekayaan terumbu karangnya, GBR menjadi lokasi selam paling terkenal di dunia, bahkan disebut dapat dilihat dari luar angkasa. Sayangnya, koral-koral dan terumbu karang yang ada di GBR telah menyusut hingga setengahnya selama 27 tahun terakhir ini.

Menurut penelitian para ilmuwan, penyusutan jumlah koral dan terumbu karang ini diakibatkan oleh badai, polusi, dan adanya ledakan populasi bintang laut yang menyedot habis nutrisi koral. Dengan tingkat penyusutan setinggi itu, GBR akan berkurang drastis hingga satu dekade.

Untungnya, para ilmuwan juga mengatakan bahwa karang-karang dan koral ini bisa pulih bila populasi bintang laut dapat dikendalikan dan emisi karbon dioksida global berkurang. 

Great Barrier Reef adalah terumbu karang paling ikonik di dunia, dan telah terdaftar sebagai situs warisan dunia UNESCO. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Wisata Gunung Kemukus Prostitusi Bawa Nama Daerah