Tiga Juri MasterChef Pamer Foto & Makanan Favorit Keluarganya

|

Johan Sompotan - Okezone

MasterChef Indonesia season 3 (Foto:RCTI)

Tiga Juri MasterChef Pamer Foto & Makanan Favorit Keluarganya
DI salah satu tantangan pada episode kelima MasterChef Indonesia Season 3, para kontestan dibagi menjadi tiga kelompok yang masing-masing berisi delapan orang. Mereka diminta menduplikasi masakan favorit keluarga ketiga juri.

Sebelum para kontestan dipersilakan melihat rekan-rekan kelompoknya, terlebih dahulu ketiga juri menjelaskan makanan yang mereka hidangkan. Ketiga masakan para juri, adalah Daging Empal Suwir Sambal Matah milik Chef Degan, Sambal Goreng Udang Belimbing Wuluh milik chef Marinka, dan Steam Kakap Putih dengan Nasi Hainam dari Chef Arnold.

"Ketika saya disuruh masuk ke dapur, di situ saya hanya melihat tiga juri berdiri di depan makanan yang ditutup serta di belakangnya terdapat nama makanan serta foto-foto ketiga juri," ucap Brian.

Seusai ketiga juri membuka hidangan yang ada di meja, Chef Degan menjelaskan bila masakannya dibuat oleh sang nenek tetapi dengan sedikit variasi darinya.

"Foto ini diambil saat saya masih kecil dan sebelum ayah saya meninggal karena kecelakaan. Keluarga saya selalu membuat Daging Empal Suwir Sambal Matah, dasarnya eyang saya yang buat tapi sedikit saya ubah. Kesulitan dalam membuat makanan ini adalah dagingnya harus terasa empuk, sambal matahnya harus terasa sekali," ucap pemilik cafe Degan ini.

Sementara, chef Marinka menjelaskan bila foto yang berada di belakangnya diambil ketika dia berusia 7 tahun. Keluarganya multikultur sehingga menunya juga beragam.

"Sambal Goreng Udang Belimbing Wuluh, kesulitannya adalah udang tidak boleh mentah dan tidak boleh terlalu matang karena udang memiliki rasa manis yang kuat. Belimbing wuluh juga harus dimasak dengan tepat," bebernya.

Terakhir adalah Chef Arnold, yang mengatakan masakan darinya selalu dibuat sang ibunda, yang juga seorang chef. "Ibu saya adalah chef chinese food. Sebelum kakek saya meninggal, ibu selalu masak ini. Tradisi inipun masih sering dilakukan di rumah. Kesulitannya adalah daun bawang tidak mentah serta aroma jahe harus tercium," tambahnya. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    "Cari Ikan Cakalang Gak Perlu ke Manado"