Dahulu Kota Hantu, Sawahlunto Kini Tambang Wisata Sumbar

|

Mutya Hanifah - Okezone

Museum Goedang Ransoem, Sawahlunto, Sumatra Barat (Foto: sawahluntomuseum)

Dahulu Kota Hantu, Sawahlunto Kini Tambang Wisata Sumbar
SALAH satu kota di Indonesia yang dapat dicontoh transformasinya menjadi sebuah kota wisata yang cantik adalah Sawahlunto, Sumatra Barat. Dulunya, Sawahlunto mendapat julukan "Kota Hantu".

Kota Sawahlunto adalah salah satu kota di provinsi Sumatera Barat. Kota yang terletak 95 km sebelah timur laut Kota Padang ini dikelilingi oleh tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Kabupaten Sijunjung. 

Sawahlunto dulunya terkenal sebagai kota pertambangan batu bara. Namun, saat industri pertambangan sudah habis, kota inipun nyaris mati.

"Saat itu tingkat perekonomian kami sangat rendah karena itulah Sawahlunto disebut Kota Hantu," kata Amran Nur, Walikota Sawahlunto, saat jumpa pers di Jakarta, belum lama ini.

Namun kemudian, Pemerintah Kota Sawahlunto tidak tinggal diam dan mulai memperbaiki infrastruktur kota. "Kami membereskan rumah-rumah penduduk dan juga rumah-rumah bekas tambang, serta membangun banyak atraksi wisata," tutur Amran. 

Sawahlunto kini terkenal sebagai kota wisata tambang. Bekas-bekas industri pertambangan yang dulu menjadi urat nadi kota inipun dialihfungsikan menjadi objek wisata.

Objek wisata tambang yang dapat Anda lihat di Sawahlunto antara lain kereta pengangkut batu bara, Lubang Tambang Mbah Soero, Museum Goedang Ransoem, dan masih banyak lagi.

Sawahlunto juga mengembangkan akomodasi homestay dengan memberdayakan rumah-rumah penduduknya. Dengan ini, wisatawan yang datang dapat mempelajari budaya lokal dan terlibat hubungan emosional dengan penduduk Sawahlunto.

"Selain tentunya juga menghasilkan manfaat ekonomi bagi warga," tukas Amran. 

Sawahlunto juga membuktikan bahwa dengan pariwisata, tingkat kemiskinan dapat teratasi. Pada 2003, tingkat kemiskinan di Sawahlunto mencapai 17 persen, namun kini dapat ditekan hingga 2,4 persen.

"Angka ini merupakan angka kemiskinan terendah di Indonesia setelah Denpasar, Bali, yang juga merupakan kota wisata," tutup Amran. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Andra 'Bagindas': Pemerintah Belum Peduli Hutan Lindung