Kue Kering Keras, Chef Degan Ungkap Penyebabnya

Kamis, 4 Juli 2013 - 12:42 wib | Johan Sompotan - Okezone

Kastengel, salah satu kue khas Lebaran (Foto: efoodrecipe)

Kue Kering Keras, Chef Degan Ungkap Penyebabnya
JELANG Lebaran, umat Muslim di Tanah Air akan disibukkan dengan aktivitas persiapan menyambut tamu, salah satunya membuat kue. Bila Anda kerap mendapati tekstur kue kering yang dibuat terasa keras, ketahui penyebabnya.
 
Guna membuat kue kering yang enak, Anda bisa mendapatkan informasi dari berbagai sumber, terutama resep. Sayang, tidak semua resep bisa diikuti dengan baik. Alhasil, kue kering pun tidak enak dimakan.
 
"Resep itu kan sebagai panduan Anda dalam membuat kue, tapi jangan ditelan bulat-bulat apa yang ada di resep. Ikuti, dengan feeling Anda saja," ucap Chef Degan kepada Okezone pada acara Blue Band Cake and Cookie di The Dharmawangsa Hotel, Jakarta, baru-baru ini.
 
Dijelaskan salah satu juri MasterChef Indonesia Season 3 ini, bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat kue kering, adalah tepung, gula pasir jika suka manis, telur, dan air. Semua bahan dasar tersebut harus dikombinasikan dengan baik, sebab bila salah takarannya, kue akan keras.
 
"Dalam membuat kue kering, Anda harus memakai telur karena telur bukan sebatas pengembang, tapi berfungsi sebagai pengempuk kue," lanjutnya.
 
Chef Degan menegaskan, membuat kue berbeda jauh dengan memasak sayur maupun daging. Bahan-bahannya tidak bisa dimasukkan sekaligus, tapi harus perlahan dan bertahap. Dengan ini, diharapkan reaksi kimia yang bekerja di dalam adonan memungkinkan adonan menjadi kalis dan menghasilkan kue kering yang empuk.
 
Tak kalah penting, perhatikan takaran dan komposisi semua bahan yang dipakai, khususnya tepung. "Jika tepung terlalu banyak, kue akan keras. Tepungnya wajib diayak supaya kotorannya tersaring," tambahnya.
 
Terakhir adalah waktu pemanggangan. Chef Degan mengatakan, tahapan ini bukanlah sesuatu yang sepele untuk dikerjakan. "Waktu ideal dalam memanggang kue kering maksimal 20 menit. Untuk suhunya bisa antara 130-170 derajat Celsius," tutupnya. (ftr)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Okha Ramen, Rasanya Asli Jepang