Calon Pengantin Keraton Yogyakarta Lakukan Tradisi Nyekar

Senin, 7 Oktober 2013 - 13:52 wib | Ainun Fika Muftiarini - Okezone

GKR Hayu & KPH Notonegoro (Foto: Kratonwedding) GKR Hayu & KPH Notonegoro (Foto: Kratonwedding)

SEPERTI tradisi kerajaan sebelumnya, Gusti Kanjeng Ratu Hayu dan Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro juga akan melalui serangkaian prosesi pernikahan. Prosesi pertama yang akan dilakukan adalah Nyekar pada 13 Oktober 2013.
 
Nyekar merupakan sebuah tradisi mengunjungi makam para leluhur kerajaan. Nyekar sendiri biasanya akan dilakukan sebelum hari pernikahan tiba. Tujuannya tentu saja untuk berdoa kepada Tuhan sekaligus mengirim doa dan mendoakan leluhur tersebut. Pada acara tersebut, doa dipimpin langsung oleh Abdi Dalem dan dilanjutkan dengan menaburkan bunga di atas makam oleh kedua calon mempelai, dikutip Kratonwedding.
 
Saat melakukan Nyekar, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Salah satunya, urutan makam yang akan dikunjungi dan tidak boleh diubah. Urutan awal dimulai dari Panembahan Senopati di Kotagede, lalu dilanjutkan menuju ke makam Sultan Agung di Imogiri.
 
Sementara untuk berpakaian pun juga memiliki aturan tersendiri. Calon mempelai diharuskan mengenakan pakaian adat yang merupakan bagian dari budaya. Untuk wanita, mengenakan kebaya dan pria menggunakan baju peranakan.
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »