Royal Wedding Keraton Yogyakarta sebagai Tujuan Wisata

|

Raiza Andini - Okezone

GKR Hayu & KPH Notonegoro (Foto: Kratonwedding)

Royal Wedding Keraton Yogyakarta sebagai Tujuan Wisata
PUTERI keempat Sultan Hamengku Buwono X akhirnya menuju ke pelaminan, setelah 10 tahun menjalani hubungan asmara. Acara yang dilangsungkan pada 21-23 Oktober 2013 di Keraton Yogyakarta itu, tentunya bisa dijadikan daya tarik pariwisata mancanegara.  
 
Demikian yang disampaikan oleh Andara Rainy Ayudini, Puteri Pariwisata 2009 menanggapi resepsi pernikahan Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro dengan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu. Gadis cantik keturunan darah Yogyakarta ini menyebutkan bahwa adat pernikahan seperti royal wedding Keraton Yogyakarta ini bisa masuk daftar destinasi wisata dalam negeri.
 
"Sebenarnya, adat-adat pernikahan di Indonesia itu banyak sekali dan bisa dijadikan promosi pariwisata daerah tersebut. Seperti ngaben di Bali, semua wisatawan asing kagum dengan proses kematian orang Bali tersebut," ucapnya kepada Okezone usai peluncuran produk terbaru minuman tradisional Nutrifood di Kembang Goela, Plaza Sentral, Jakarta, Rabu (9/10/2013).
 
Andara menyarankan jika ada semacam pernikahan dari keluarga kerajaan bisa dimasukkan dalam kalender event besar di Indonesia. Pasalnya, hal tersebut bisa menyedot perhatian wisatawan asing untuk datang ke Indonesia.
 
"Saya pikir, acara pernikahan kerajaan bisa masuk dalam kalender event Indonesia. Karena prosesinya sangat menarik dan bisa menjadi daya tarik wisata Yogyakarta sendiri. Seperti yang dilakukan di daerah Jember, banyak warga asing yang takjub dengan acara tersebut," tuturnya.
 
Presenter salah satu program televisi ini menambahkan, agar masyarakat luas mendukung proses pernikahan adat putri kerajaan untuk terus berkembang dengan dijadikan bentuk baru pariwisata Indonesia. Apalagi, pernikahan keraton ini tidak diselenggarakan setiap tahun.
 
"Ini bakal menarik dan mendorong wisatawan datang ke Yogyakarta. Jadi, Indonesia bukan hanya Bali yang terkenal, tapi daerah-daerah lain dengan event yang menarik, seperti melihat proses pernikahan keturunan sultan di Indonesia. Lebih-lebih, acara adat ini tidak diselenggarakan setiap tahun, pasti bakalan menarik dengan dikemas sangat tradisional seperti zaman dahulu," serunya.
 
Andara juga berharap, pernikahan putri keempat Sultan Hamengku Buwono X ini bisa menerapkan sisi tradisinya dan mengangkat nilai luhur dalam prosesi pernikahan mereka.
 
"Bisa jadi, ini menjadi pesta rakyat Yogyakarta, seperti yang dilakukan Kate Middleton di Inggris. Proses pernikahan kita kental dengan budaya, sudah saatnya mata dunia harus melihat ini. Saya mau jika diundang untuk datang ke pernikahan beliau," pungkasnya. (ren)
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pengalaman Buruk Regina 'Idol' Santap Makanan