Masyarakat Jogja Antusias Sambut Prosesi Kirab Abra-Angger

Senin, 14 Oktober 2013 - 14:14 wib | Ainun Fika Muftiarini - Okezone

Masyarakat Jogja Antusias Sambut Prosesi Kirab Abra-Angger GKR hayu dan KPH Notonegoro (Foto: Kratonwedding) MESKI masih tujuh hari lagi, namun anstusiasme masyarakat Yogyakarta terhadap pernikahan putri Sultan Hamengku Buwono X sangat tinggi. Hal ini pun dibuktikan saat pihak Keraton menggelar gladi kotor acara kirab.

Dikutip dari Kratonwedding, masyarakat tidak hanya menunjukkan antusiasmenya dengan mengerumuni jalanan di sekitar Keraton hingga Kepatihan saja. Tetapi mereka juga bersukarela membantu kelancaran prosesi Kirab.

“Para penarik delman dengan sukarela meminjamkan kudanya untuk gladi kotor, bahkan malah menawarkan diri. Bagi mereka, ini merupakan suatu kebanggaan.” tutur KRT Yudhahadiningrat.

Gladi kotor tersebut memang bertujuan untuk uji coba kereta dan memerkirakan waktu yang akan ditempuh.

“Kereta-kereta ini umurnya sudah ada yang mencapai 200 tahun. Maka dari itu harus diuji coba supaya dalam prosesnya nanti, tak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.” imbuhnya.

Dalam acara kirab tersebut, ada beberapa kereta yang digunakan. Di antaranya, kereta Kanjeng Kyai Jongwiyat yang digunakan untuk pengantin dan kereta Kanjeng Kyai Wimono Putro untuk Sri Sultan HB X beserta Permaisuri. Selain itu, ada kereta Kyai Mondro Juwolo, yang pernah dipakai oleh Pangeran Diponegoro, dalam acara kirab nanti akan digunakan oleh Kanjeng Gusti Paku Alam.

Iringan Kirab juga akan melibatkan bregada prajurit. Termasuk empat bregada yang akan mengawal iring-iringan kereta Sultan HB X dan GKR Hemas. Mereka di antaranya,  Bregada prajurit Daeng, Wirobrojo, Ketanggung, dan Mantrijero. Sementara dua bregada lain, yaitu Bregada prajurit Patangpuluh dan Prawirotomo akan mengawal iring-iringan pengantin. Jumlah pada masing-masing bregada terdiri dari 60 prajurit. (ind)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Facebook Comment List

BACA JUGA »