Diet OCD Bakal Berhasil jika....

|

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone

Deddy Corbuzier (Foto: dok Okezone)

Diet OCD Bakal Berhasil jika....
BOOMING diet OCD yang dipopulerkan mentalist Deddy Corbuzier diikuti dengan membludaknya pengikuti diet kontroversial tersebut. Lantas, apa kunci sukses menjalani diet yang menerapkan puasa dan jendela makan itu?

Nenek moyang kita telah mempraktikkan gaya hidup puasa sejak ribuan taun lalu, sehingga tidak heran gaya hidup ini cocok untuk kita.

Penelitian yang dilakukan ahli jantung di Intermountain Medical Center Heart Institute melaporkan bahwa puasa tidak hanya menurunkan risiko seseorang dari penyakit arteri koroner dan diabetes, tetapi juga menyebabkan perubahan kadar kolesterol yang signifikan.

Penelitian terbaru membutkikan bahwa puasa meningkatkan HGH (hormon pertumbuhan) sebanyak 1.300 persen pada wanita dan hingga 2.000 persen pada pria. Dengan demikian, tubuh Anda menjadi pembakar lemak dan berat badan Anda akan turun.

Journal of Fertility and Sterility (2010) memuat sebuah penelitian tentang dampak puasa terhadap ovulasi dan hormon wanita, seperti follicle stimulating hormone, estradiol, dan progesterone. Hasilnya, puasa tidak memengaruhi hormon dan ovulasi wanita.

Bahkan, sebuah studi yang dimuat dalam Review of Reproduction Journal menyatakan bahwa wanita yang berpuasa dalam siklus pendek cenderung lebih subur pada fase menstruasi folikel.

OCD adalah strategi gaya hidup sehat yang paling mudah dan terbukti dapat dilakukan dan berhasil untuk siapa saja.

Seperti dikutp dari buku OCD Deddy Corbuzier yang diterbitkan BIP (kelompok Gramedia), OCD akan berhasil dengan baik jika Anda hanya makan secukupnya dan tidak membabi buta setelah puasa, serta diikuti dengan olahraga untuk mendapatkan hasil maksimal.

Makan makanan sehat sangat baik dan bagus. Jika memungkinkan, pilihlah makanan yang sehat dalam jendela makan. Kurangi karbohidrat dan gula.

OCD benar-benar dapat membantu membangun massa otot tanpa Anda mengalami kerusakan otot seperti yang dialami kebanyakan orang.
(ind)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Wakatobi Masih Kekurangan Tenaga Medis