Ancaman Dokter Mogok Praktik, Apa Sikap IDI?

|

Helmi Ade Saputra - Okezone

Dr Zainal Abidin MH.Kes (Foto: Feri/Okezone)

Ancaman Dokter Mogok Praktik, Apa Sikap IDI?
KASUS penahanan Dr. Dewa Ayu Sasiary Prawani, Sp.OG oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Manado sempat menuai protes. Bahkan dikabarkan, ada ancamam mogok praktik oleh salah satu cabang Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

“Mogok selama tiga hari menurut kami itu tidak adil. IDI berpandangan karena hal tersebut akan melibatkan masyarakat atau pasien yang tidak bersalah,” jelas Dr. Zaenal Abidin MH.Kes, Ketua Umum IDI  di Kantor Pengurus IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2013).

“Kalaupun buat aksi, kita harus tetap memberikan pelayanan. Kalau kita mogok, maka siapa yang akan menolong pasien nanti? Jadi, aksi kita masih yang terukur dan beretika,” jelasnya.

Karena mogok nasional akan melibatkan banyak orang atau masyarakat yang tidak bersalah, katanya, justru hal tersebut bisa menjadi bumerang bagi dokter. Dia mengatakan bahwa dokter itu jangan dibenturkan dengan masyarakat.

“Saya selalu mengatakan bahwa dokter itu adalah bagian dari masyarakat dan paling penting bahwa dokter bisa juga sakit. Kalau tiba-tiba dokter, anaknya, atau keluarganya tiba-tiba sakit, maka harus berobat kemana kalau semuanya tutup? Itu yang penting,” tandasnya.

“Jadi, tindakan kita harus terukur dan jangan merugikan orang lain yang sebetulnya tidak ada urusan dengan kita,” tegasnya. (tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Penderita Rematik Tidak Boleh Dimanjakan