Dampak Konsumsi Antibitoik Tanpa Resep Dokter

|

Helmi Ade Saputra - Okezone

Obat antibiotik (Magforwomen)

Dampak Konsumsi Antibitoik Tanpa Resep Dokter
 
KETIKA tubuh terserang oleh infeksi virus, hampir sebagian besar orang akan langsung mengonsumsi antibiotik. Padahal, antibiotik diresepkan oleh dokter untuk melawan infeksi bakteri dan hanya untuk meringankan gejala.
 
Selain itu, antibiotik juga tidak boleh dikonsumsi tanpa resep dari dokter karena untuk menghindari dampak buruk dari konsumsi secara berlebihan. Berikut ini alasan mengapa konsumsi antibiotik tanpa resep dokter tidak dianjurkan, sebagaimana dilansir Magforwomen.
 
Tidak efektif terhadap infeksi virus
 
Antibiotik bekerja hanya terhadap infeksi bakteri, oleh karena antibiotik tidak bekerja ketika infeksi virus menyerang. Mengonsumsi antibiotik tanpa mengetahui penyebabnya hanya akan membuat masalah semakin buruk.
 
Resistensi antibiotik
 
Ketika antibiotik tidak bekerja di tubuh Anda, pada akhirnya akan menimbulkan perlawanan dalam tubuh, sehingga tidak lagi bereaksi terhadap antibodi ketika infeksi bakteri menyerang. Resistensi antibiotik sebenarnya menyebabkan lebih banyak kekhawatiran terhadap kesehatan daripada penyakit lainnya.
 
Meningkatkan jumlah kuman
 
Terlalu banyak mengonsumsi antibiotik juga menyebabkan peningkatan kuman yang resisten terhadap obat. Hal ini akan membuat produsen obat harus terus memproduksi jenis obat yang lebih baru.
 
Efek samping berbahaya
 
Mengonsumsi antibiotik tanpa resep hanya akan menimbulkan efek samping yang berbahaya. Hal ini bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak jika mereka alergi terhadap setiap komponen dalam antibiotik.
(tty)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Apel Dapat Bantu Detoksifikasi Hati