Pusing saat Menstruasi, Kenapa?

Pusing saat Menstruasi, Kenapa?

Sakit kepala saat menstruasi (Foto: Htginfo)

DOK, saya ingin bertanya mengenai keluhan saya. Saya berusia 36 tahun. Saya menggunakan KB spiral sudah hampir 4 tahun dan selama ini tidak pernah ada keluhan.

Yang ingin ditanyakan adalah setiap kali menstruasi, saya selalu merasa pusing yang amat sangat. Pusing di bagian belakang dan jamu bulan serta minum air putih lebih banyak dari hari biasa. Tapi tetap saja pusing atau sakit kepala saya tidak berkurang. Kondisi ini cukup menggangu pekerjaan saya di kantor maupun aktivitas sebagai ibu rumah tangga di rumah.

Lalu, mengapa sakit kepala itu datang setiap kali saya menstruasi ? setiap kali darah keluar dengar deras, sakit kepala saya semakin hebat? Apakah ada gejala sakit lain yang saya derita berkaitan dengan saraf atau kepala? Apa yang harus saya lakukan agar saya tidak terserang sakit kepala saat menstruasi ? atas saran dokter, saya ucapkan terima kasih.

Eka-Slipi, Jakarta Barat  
Jawaban :
 
Halo, ibu eka keluhan yang ibu rasakan berupa sakit kepala saat menstruasi kemungkinan karena terjadinya perubahan hormonal. Dugaan ini diperkuat dengan adanya keluhan yang selalu muncul saat menstruasi. Hal ini memang mungkin terjadi pada beberapa wanita.
 
Hormon estrogen dan progesterone merupakan hormon yang berperan penting dalam mengatur siklus menstruasi dan kehamilan. Kedua hormon yang berperan penting dalam mengatur siklus menstruasi dan kehamilan. Kedua hormon ini dapat menyebabkan sakit kepala berkaitan dengan proses kimia yang terjadi dalam otak.
 
Perubahan kadar hormone estrogen dapat menyebabkan keluhan sakit kepala atau sakit kepala menjadi lebih berat. Tetapi ibu juga harus waspada karena mungkin saja keluhan ini bisa diperberat dengan adanya kondisi lain. Misalnya, anemia (kurang darah). Jadi, tidak ada salahnya ibu Eka memeriksa kadar hemoglobin untuk mengetahui apakah anemia atau tidak.
 
Apabila sakit kepala yang ibu rasakan terjadi sejak pemakaian IUD, sebaiknya periksakan segera ke dokter ahli. Apalagi jika ternyata ibu memang menggunakan IUD yang mengandung hormon.
 
Sementara sakit kepala karena saraf biasanya muncul pada waktu yang tidak tentu atau acak. Sakit kepala karena masalah saraf biasanya disertai oleh mual, muntah, kehilangan kesadaran atau kehilangan control pada sebagian anggota tubuh.
 
Untuk pencegahan sakit kepala saat menstruasi, dokter biasanya akan memberikan ibu obat pereda nyeri. Namun. Supaya efektif, obat tersebut harus mulai diberikan beberapa hari sebelum haid hingga beberapa hari setelah haid sebelum haid hingga beberapa hari setelah haid selesai. Buat perubahan pola hidup seperti mengurangi stress dan olahraga secara teratur. Mudah-mudahan jawaban saya bisa membantu.
 
dr. RIdwan, SpOG
(fik)

Baca Juga

Bolehkah Mengatasi Ruam Popok dengan Menggunakan Krim?

Bolehkah Mengatasi Ruam Popok dengan Menggunakan Krim?