Galau Melanjutkan Prosesi Pernikahan

Galau Melanjutkan Prosesi Pernikahan

Galau melanjutkan prosesi pernikahan (Foto: Ko-nation)

HALO Bang Jeki,

Perkenalkan nama saya Adi. Dua minggu lagi saya akan menikah dengan wanita pilihan saya. Namun belakangan ini saya merasa ragu untuk melanjutkannya atau tidak.

Pasalnya, saya baru tahu beberapa sifatnya yang tidak saya suka. Saya takut bila saya terlanjur menikahinya, malah nanti cerai tengah jalan. Namun bila saya batalkan, saya juga tidak mau orangtua saya kecewa.

Tolong sarannya, Bang Jeki.


Jawaban:

Dear Ade,

Memasuki fase hidup yang baru bernama pernikahan tentunya membawa tekanan yang besar bagi siapapun yang akan menjalaninya. Persiapan yang dilakukan selama masa pacaran dan pertunangan belum juga dirasa cukup untuk meyakinkan bahwa “saya dan dia akan baik-baik saja”.

Petuah dari orangtua maupun mereka yang telah menikah dapat memotivasi, tetapi sebaliknya dapat juga menakut-nakuti. Pertanyaan yang umumnya muncul ketika mulai merencanakan pernikahan adalah “apakah bersama orang ini saya akan hidup bersama sepanjang sisa usia saya?” dan tidak jarang membuat keyakinan di awal berganti keraguan besar.

Untuk menjawab pertanyaanmu, saya akan balik bertanya.

1. Apa saja yang membuat Anda awalnya menjalin hubungan dengannya? Apa kualitas dirinya yang membuat Anda jatuh cinta? Coba pikirkan lagi, dan kembali rasakan ketika perjalanan panjang ini dimulai waktu itu.

2. Apa saja yang membuat Anda bertahan bersamanya? Apa kualitas dirinya yang membuat Anda tak lelah berjalan bersamanya? Apa saja perasaan yang Anda alami saat bersamanya dan apa yang hilang saat kalian sedang terpisah? Coba pikirkan lagi, dan kembali rasakan langkah demi langkah perjalanan kalian berdua selama ini.

3. Apa yang membuat Anda memutuskan menikah dengannya? Apakah sekadar terpaksa karena tekanan pihak luar, atau karena memang Anda dan dia saling sepaham dan sepakat akan tujuan masa depan bersama? Siapa saja yang mendukung keputusan kalian berdua untuk menikah? Coba pikirkan lagi, dan kembali rasakan proses pengambilan keputusan tersebut dan keyakinan hati kalian memantapkan langkah ke depan

Sekarang ingat kembali beberapa sifatnya yang tidak Anda sukai itu dan jawablah pertanyaan berikut:

1. Layakkah sifat-sifatnya yang tak Anda sukai itu ditukar dengan semua kualitas dirinya yang membuat Anda jatuh cinta, bertahan, dan memutuskan menikah dengannya?

2. Apakah sifat-sifatnya yang tak Anda sukai itu adalah sesuatu yang tak dapat diperbaiki, atau tak dapat Anda terima saja apa adanya?

Keenam pertanyaan ini biarlah menjadi pengingat akan hubungan Anda dengannya. Berhentilah menjadikan orang lain, terlebih orangtua, menjadi alasan utama melanjutkan atau menghentikan suatu hubungan yang Anda dan pasangan yang menjalaninya.



Salam,

Fredrick Dermawan Purba

Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran

(yac)

Baca Juga

Dilema Harus Pilih S2 atau Karier?

Dilema Harus Pilih S2 atau Karier?