Atasi Tidur Sambil Berjalan pada Anak

Atasi Tidur Sambil Berjalan pada Anak

Atasi sleepwalker pada anak (Foto: Everydaylife)

DOK, akhir-akhir ini Kezia (8) sering sekali tidur sambil berjalan. Awalnya, saya pikir karena dia kecapekan bermain dan hal ini biasa saja. Tapi nyatanya perilaku ini terjadi beberapa kali selama sebulan terakhir. Lama-lama, saya jadi khawatir cara tidurnya ini dapat membahayakan Kezia suatu saat nanti tanpa sepengetahuan saya. Apa penyebabnya Kezia tidur berjalan ya Dok? Apakah perilaku ini bisa disembuhkan? Mohon bantuannya dokter. Terima kasih. Saras – Bekasi.

Jawab:

Tidur berjalan memang sering terjadi pada anak-anak. Kemungkinan penyebab yang paling utama adalah karena faktor genetik. Namun, gangguan ini juga kerap muncul karena waktu tidur yang kurang. Jadi kalau Kezia kelelahan, ditambah kurang tidur maka kemungkinan besar ia bisa tidur sambil berjalan.

Secara medis, memang ada obat-obatan untuk menangani gangguan tersebut. Namun, baik anak-anak maupun orang dewasa sangat tidak disarankan menggunakan obat-obatan untuk mengatasi tidur berjalan. Hanya saja, Moms perlu memperbaiki pola tidurnya karena gangguan tidur pada anak akan berdampak pada gangguan perilakunya.

Somnambulisme dalam dunia kedokteran, tidur sambil berjalan lebih dikenal dengan sleep walking atau somnabulisme. Perilaku yang termasuk dalam kategori parasomnia ini adalah gangguan yang ditandai gerakan yang tidak diinginkan atau pengalaman yang terjadi selama tidur. Secara umum, gangguan jenis ini banyak ditemukan pada anak-anak dengan presentase 5 hingga 15 persen.

Sleep walking tidak menandakan adanya masalah kesehatan yang serius, sehingga tidak memerlukan pengobatan untuk mengatasinya. Pada anak usia antara 8 dan 12 tahun waktu kecukupan tidurnya adalah 10 sampai 12 jam sehari, kurang dari itu bisa memicu sleep walking. Biasanya tidur sambil berjalan terjadi pada tahap tidur dalam atau dua jam pada awal tidur.

Orang yang mengalami sleep walking pun kerap tidak akan ingat kejadian apapun di pagi harinya. Jadi, ketika ditanya apa yang terjadi, ia pun tidak bisa menjawab karena tidak ingat apa-apa.

(ren)

Baca Juga

Bolehkah Mengatasi Ruam Popok dengan Menggunakan Krim?

Bolehkah Mengatasi Ruam Popok dengan Menggunakan Krim?