Waspadai Anak Sering Mimisan

Waspadai Anak Sering Mimisan

Waspadai sering mimisan pada anak (Foto: Naturalmedies)

ANAK saya Rio (4) sering mimisan tiba-tiba tanpa penyebab seperti benturan atau alergi apapun. Beberapa info yang saya baca, anak ataupun bayi dengan kadar G6PD yang rendah miliki risiko hemolosis, salah satunya ditandai dengan mimisan. Benarkah Dok? Mohon penjelasannya.
 
Zahra- Jakarta Selatan

Jawab:

Enzim G6PD (Glukosa 6 fosfat dehidrogenase) letaknya berada di dalam sel darah merah/eritrosit. Fungsinya untuk membantu proses metabolisme sel tersebut dan mempertahankan bentuk sel darah merah tetap bulat. Jika enzim ini berkurang, otomatis sel darah merah menjadi lebih mudah pecah atau mengalami penghancuran (Hemolisis).

Mudah pecahnya sel darah merah ini dipicu oleh terpaparnya tubuh dengan suatu bahan oksidan, seperti obat-obatan terutama golongan asam salisilat, golongan sulfa, golongan kloramfenikol, naftalen, dan akibat sengatan binatang seperti tawon, ular dan kalajengking.

Definisi G6PD merupakan kelainan genetik terkait gen X yang dibawa oleh wanita, atau Xlinked resessive (Dibawa kromosom X dimana ibu sebagai pembawa sifat/Carrier).

Kadar G6PD yang normal bergantung nilai standart 'Kit Insert'- petunjuk/ keterangan operasional suatu produk/kit reagen yang dibuat oleh pabrik, dan dipakai pada setiap labotarium. Umumnya nilai normal darah yaitu G6PD negatif.

Gejala definisi G6PD akan tampak apabila penderita dengan kekurangan enzim tersebut, kemudian kontak dengan bahan-bahan yang bersifat oksidan. Pada bayi baru lahir bisa tampak kuning, umumnya muncul pada hari ketiga. Sementara pada anak balita, gejala muncul berupa mimisan, muncul kebiruan, memar pada kulit tanpa didahului oleh adanya trauma atau pucat mendadak.

Untuk memastikan apakah kadar enzim G6PD dalam darah anak ibu rendah, atau mimisan yang dialaminya merupakan gejala dari hemolosis atau hal lain, periksakan anak ke dokter specialis hematologi agar bisa ditangani lebih cepat.

Dr.dr.Pustika Amalia Wahidiyat, SPA (K)

Divisi Hematologi-Onkologi Anak FKUI/RSCM (Risa/Mom and Kiddy)

(ren)

Baca Juga

Bolehkah Mengatasi Ruam Popok dengan Menggunakan Krim?

Bolehkah Mengatasi Ruam Popok dengan Menggunakan Krim?