Mengungkap Mitos dan Fakta Pria Hiperseks

Mengungkap Mitos dan Fakta Pria Hiperseks

Mengungkap mitos dan fakta pria hiperseks (Foto: Piclist)

PELAKU kejahatan seksual sering dicap mengalami kelainan seks, yakni hiperseksual. Benarkah kejahatan seksual itu dilakukan oleh pria hiperseksual?
 
Apakah itu fakta atau hanya sekedar mitos? Towson University Counseling Center mengungkap mengenai mitos dan fakta tentang pria hiperseks serta kaitannya dengan kejahatan seksual.
 
Mitos dan fakta : Kekerasan seksual

Mitos : Pelaku kekerasan seksual adalah seorang hiperseks

Fakta : Kerasan seksual adalah tindakan tidak terkontrol dan agregasi, bukan tindakan spontan gairah. Contoh, pemerkosa. Pemerkosaan terjadi karena kekuasaan, amarah, dan ketidakpuasan seksual yang tidak terkontrol.

Mitos dan fakta : Pemerkosa

Mitos: Pelaku pemerkosaan adalah hiperseks.

Fakta : Pemerkosaan biasa dilakukan dengan berbagai motif. Bukan hanya seksualitas, tapi ada unsur sosial dan ekonomi. Terkadang, pria memperkosa wanita karena marah atas perlakuan buruk wanita atau juga karena dendam.

Mitos dan fakta : Gay

Mitos : Gay adalah hiperseks

Fakta : Gay merupakan jenis kelainan seksual lain yang berbeda dengan hiperseks. Masing-masing memiliki gangguan tersendiri dan penanganan berbeda. Demikian dikutip dari Towsonuniversity, Rabu (17/6/2015).

(vin)

Baca Juga

Stop Bentak Anak Rapihkan Kamar, Ini Bocoran Expert Tips Bereskan Kamar Anak dalam Sekejap

Stop Bentak Anak Rapihkan Kamar, Ini Bocoran Expert Tips Bereskan Kamar Anak dalam Sekejap