Tiga Langkah Ampuh Atasi Tumit Pecah-Pecah

Tiga Langkah Ampuh Atasi Tumit Pecah-Pecah

Tiga lamgkah ampuh atasi tumit pecah-pecah (Ilustrasi: Sapienthealing)

MUSIM panas dan kemarau panjang seperti sekarang ini, ada satu problematika kulit yang sering muncul, yaitu tumit kaki pecah-pecah.

Tumit kaki pecah-pecah atau cracked heel bisa membuat kita jadi kurang percaya diri, terutama ketika memakai sepatu yang terbuka di bagian belakang. Selain itu, tumit kaki yang pecah-pecah, juga bisa membuat kulit di bagian kaki terasa perih.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan tumit menjadi pecah-pecah. Umumnya, karena kulit kering dan mengeras di sekitar pergelangan kaki bagian belakang hingga tumit.

Kulit pada tumit memang lebih tebal dibandingkan punggung kaki dan telapak. Namun karena tekanan terus menerus, khususnya saat memakai sepatu hak tinggi, kulit tumit jadi mengeras dan timbul efek retak atau pecah-pecah.

Di cuaca panas seperti ini, kulit kaki bisa jadi lebih kering. Tumit kaki pun rentan mengalami pecah-pecah. Kebiasaan tidak memakai sandal saat di rumah juga jadi pemicu tumit kaki pecah-pecah.

Lalu bagaimana mengatasinya? Ini caranya:

Rendam telapak kaki di air hangat

Siapkan air hangat yang telah diberi garam. Tak perlu memakai bath salt atau sea salt, garam dapur pun bisa. Sambil direndam, gosok bagian tumit kaki dengan batu apung atau dengan sikat halus. Rendam sekitar 10 menit.

Ada pula yang menyarankan untuk menambahkan potongan lemon ke dalam air garam ini. Tapi karena saya nggak punya banyak waktu untuk menyiapkan lemon, maka lebih sering saya merendam telapak kaki di air garam saja dan cukup efektif, kok! Setelah direndam, keringkan kaki dengan handuk.

Pakai krim khusus tumit

Setelah itu, pakai krim khusus untuk mengatasi tumit kaki pecah-pecah (foot cream) untuk melembabkan kulit tumit sehingga lebih elastis.

Pakai kaos kaki

Setelah kaki diolesi krim, pakai kaos kaki agar foot cream yang dipakai tidak menempel di lantai atau sprei.

Praktekkan hal ini selama tiga hari, tumit kaki Anda dijamin akan berangsur membaik.

(rtw)

Baca Juga

Bolehkah Ibu Hamil Melakukan <i>Massage</i> dan <i>Spa</i>?

Bolehkah Ibu Hamil Melakukan Massage dan Spa?