Dilema Bertemu Mantan Kekasih, Lakukan 3 Hal Ini

Dilema Bertemu Mantan Kekasih, Lakukan 3 Hal Ini

Pasangan kekasih (Foto: Boldsky)

SALAM kenal Bang Jeki. Perkenalkan saya Arka. Saat ini saya masih pengangguran. Tiba-tiba tanpa sengaja bertemu mantan kekasih yang sudah menikah. Awalnya ketemu biasa.

Makan siang dibayari oleh mantan. Akhirnya dari obrolan itu mantan selalu mentraktir saya dalam hal apa pun dan menjadikan saya selalu ketergantungan.

Jadi saya ingin menyelesaikannya dan tidak mau bergantung dengan mantan saya ini. Bagaimana mengatakannya agar mantan saya ini tidak kecewa dan saya bisa putus komunikasi dengannya. Kebetulan mantan saya ini selalu tahu di mana saya tinggal. Dia akan selalu datang mencari saya.

Jawaban

Dear Arka,

Persoalannya sederhana, yaitu kamu memberikan penguatan (dalam istilah psikologi disebut reinforcement) terhadap perilakunya mentraktir sehingga perilaku tersebut bertahan terus. Di lain pihak, kamu pun memberikan penguatan bagi dirimu sendiri, sadar tidak sadar, yaitu mendapatkan hal maupun aktivitas menyenangkan atas biaya orang lain.

Kalian berdua saling memperkuat perilaku (mantan pacar) mentraktir dan (kamu) mendapatkan traktiran. Ketergantungan seperti ini tentulah tidak produktif, baik bagi dirinya yang sudah menikah maupun dirimu yang dapat saja terjebak menjadi orang ketiga dalam sebuah pernikahan tanpa kamu sadari.

Apa yang kamu dapat lakukan adalah tiga hal berikut:

Pertama, menyampaikan padanya bahwa kamu merasa tidak nyaman dengan perilakunya mentraktir kamu dan merasa bersalah karena menerima semua traktirannya (di mana sesekali sebenarnya tidak masalah). Katakan padanya bahwa mulai saat ini, kamu akan membatasi pertemuan kalian dan jika bertemu tidak akan ada kesempatan untuk dia mentraktirmu. Hal ini juga secara tidak langsung membatasimu untuk pergi bersamanya karena kamu harus lebih cermat dalam mmengelola keuanganmu dalam keadaan masih menganggur saat ini. Mantan kekasihmu akan memberikan beragam argumentasi, tetapi kamu harus teguh kukuh pada pendirianmu.

Kedua, berlatih mengatakan 'tidak' padanya saat ia menemui kamu, mengajak pergi, atau kegiatan bersama lainnya. Awalnya akan berat karena kamu tidak terbiasa, dan dia mungkin juga adalah orang yang cukup gigih, tapi lihatlah pada akibat buruk di masa depan yang mungkin terjadi.

Ketiga, berusaha lebih keras segera mendapatkan pekerjaan dan atau penghasilan yang cukup memadai untukmu dapat berdiri di kakimu sendiri agar tidak lagi bergantung pada mantan kekasih yang sekarang sudah berkeluarga.

Salam,

Fredrick Dermawan Purba, M.Psi

Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran -

Erasmus Medical Center Rotterdam

 

(vin)

Baca Juga

Dilema Harus Pilih S2 atau Karier?

Dilema Harus Pilih S2 atau Karier?