Indonesian Weekend: Alamak, Mahalnya Makanan di London

Indonesian Weekend: Alamak, Mahalnya Makanan di London

Mahalnya makanan di London (Foto: Tuty/Okezone)

AJANG Indonesian Weekend memberikan kenangan tersendiri bagi para peserta pameran, khususnya saat mencicipi makanan di London. Ternyata, makanannya sangat mahal untuk ukuran orang Indonesia.

London sukses menjadi tuan rumah ajang Indonesian Weekend, pada 28-29 Mei 2016. Acara yang mengambil lokasi di area Potters Field Park, London, begitu dipenuhi turis dari berbagai penjuru dunia. Termasuk warga Indonesia yang tinggal di Inggris.

Mereka tidak hanya melihat atraksi kesenian dan fesyen, serta pameran. Tetapi yang paling menggunggah selera mereka adalah mencicipi makanan khas Nusantara. Mulai dari soto, sate, es cendol, candil, bakso, jajanan pasar, gorengan, dan lainnya.

Bagi para turis, makanan khas Nusantara harganya sangat terjangkau. Namun bagi warga Indonesia, harga makanan di London sangat mahal.

“Beli tiga pisang goreng, harganya 5 poundsterling. Itu bisa mencapai Rp100.000 lebih. Kalau beli satu pisang goreng ditambah es krim dan karamel, bisa 3 poundsterling atau Rp60 ribu lebih,” cerita Watini, asisten Chef Degan di Indonesian Weekend London.

Peserta lainnya juga merasakan bahwa harga makanan di London memang mahal. Beli lima tempe goreng, harganya bisa Rp30.000 lebih.

Okezone pun coba mencicipi camilan kacang goreng caramel atau gula kacang di tepi Sungai Thames, Potters Field Park, London. Dengan ukuran gelas plastik kecil, harganya 2 poundsterling atau Rp40 ribu lebih.

Dengan harga-harga makanan yang tinggi di London dan kota sekitarnya, tentunya ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk bisa dikunjungi langsung para turis dunia. Semua jenis makanan di Indonesia sangat komplet dengan cita rasa yang lezat.

(ren)

Baca Juga

RESEP NENEK: Sambal Goreng Kikil, Daging & Petai Suguhan Spesial untuk Lebaran

RESEP NENEK: Sambal Goreng Kikil, Daging & Petai Suguhan Spesial untuk Lebaran