Mau Bekal Sambal saat Ibadah Haji? Simak 3 Tips Ini

Mau Bekal Sambal saat Ibadah Haji? Simak 3 Tips Ini

Tips agar sambal dibawa saat ibadah haji bisa tahan lama (Foto: Google)

ORANG Indonesia terlalu akrab dengan sambal. Pelengkap hidangan yang rasanya "menggigit" ini sering kali tak pernah absen dibawa ketika pergi ke luar negeri.

Termasuk pada momen ibadah haji. Kebetulan tahun ini Anda berangkat ke Tanah Suci dan hendak membawa sambal, perhatikan tips berikut agar sambal yang dibawa bisa awet dan tahan lama.

Simak tipsnya seperti dibagikan oleh Chef Agus Sasirangan, Runner Up Masterchef Indonesia musim pertama.

Gunakan bahan segar dan berkualitas

Bahan baku berkualitas sangat memengaruhi ketahan sambal. Karena itu pastikan bahan baku sambal masih segar dan berkualitas.

Proses pembuatannya

Ketika membuat sambal untuk dibawa sebagai bekal dalam jangka panjang, pastikan bahan baku yang digunakan digoreng sampai matang. Pasalnya sambal yang matang tentu dapat bertahan lebih lama.

Misalnya bumbu segar bisa ditumis pada tahap awal sebelum digiling atau dihaluskan. Kemudian diolah dan ditumis lagi sampai benar-benar matang.

Beri tambahan minyak

Ketika membuat sambal, agar awet dan tahan lama. Lebih baik beri tambahan minyak, karena minyak dapat berfungsi sebagai bahan pengawet makanan.

"Kalau bikin sambal bikin agak terendam minyak. Karena minyak fungsinya bisa menjadi pengawet makanan," pungkasnya.

(ndr)

Baca Juga

FOOD STORY: Cerita Singkat Seputar Coto Makassar yang Rasanya Melegenda

FOOD STORY: Cerita Singkat Seputar Coto Makassar yang Rasanya Melegenda