6 Bekal Kalengan Obati Kangen Makanan Indonesia di Tanah Suci

6 Bekal Kalengan Obati Kangen Makanan Indonesia di Tanah Suci

Bekal kalengan untuk obati kangen makanan Indonesia di Tanah Suci (Foto: Google)

TINGGAL di negeri orang dalam waktu tak sebentar memang tidak mudah, salah satunya soalnya menyesuaikan lidah dengan makanan lokal.

Tidak terkecuali saat menjalankan ibadah haji di Makkah dan Madinah sekira satu bulan. Kerinduan akan makanan Tanah Air pasti akan melanda, apalagi jika kurang cocok dengan makanan setempat.

Untuk mengobati kerinduhan ada sejumlah bekal yang bisa dibawa dari Tanah Air. Tapi ingat, ini sifatnya hanya untuk mengobati kerinduan atau awal-awal berada di Tanah Suci. Bawa secukupnya saja, jangan berlebihan dan pastikan tempat yang Anda inapi setidaknya memiliki peralatan untuk menghangatkan dan menyimpannya dalam suhu dingin agar awet.

Berikut sejumlah perbekalan praktis yang bisa Anda bawa untuk mengobati rasa rindu dengan kuliner Tanah Air.

Gudeg kalengan

Anda penggemar gudeg dan khawatir akan rindu dengan kuliner ini selama di Tanah Suci? Jangan khawatir, bawalah satu dua gudeg kalengan untuk mengobati kerinduan akan makanan khas Yogyakarta. Bahkan jika beruntung mungkin di sejumlah supermarket di dekat penginapan Anda ada yang menjual gudeg ini, mengingat gudeg kalengan sudah diekspor ke luar negeri, seperti gudeg Bu Tjitro.

Isiannya terdiri dari nangka muda, telur bebek, ayam kampung, krecek, kacang tholo.

Rendang kaleng

Belum berangkat sudah kangen rendang? Bawalah rendang kaleng bersama dengan Anda menuju Tanah Suci. Ingat jangan bawa terlalu banyak, cukup satu sampai duakaleng rendang. Misalnya yang bisa Anda bawa adalah rendang kaleng Karisa yang sudah terkenal.

(ndr)
1 / 3

Baca Juga

FOOD STORY: Cerita Singkat Seputar Coto Makassar yang Rasanya Melegenda

FOOD STORY: Cerita Singkat Seputar Coto Makassar yang Rasanya Melegenda