Alasan Indonesia Bisa Menjadi Pusat Wisata Halal Dunia

Alasan Indonesia Bisa Menjadi Pusat Wisata Halal Dunia

Wisata religi di Indonesia (Foto: Okezone)

PELUANG Indonesia menjadi pusat wisata halal dunia tampaknya tidak sulit. Pasalnya, banyak destinasi di beberapa daerah Indonesia bisa dikembangkan sebagai wisata halal. Daerah mana saja?

"Di Indonesia, banyak destinasi bisa dikembangkan sebagai wisata halal, di antara Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Aceh, Sumatera Barat, dan Jawa Timur," tutur I Gde Pitana, selaku Deputi Menteri Bidang Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kepada Okezone di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (24/8/2016).

Pitana pun mencontohkan Lombok. Menurutnya, Lombok telah mampu mencetak prestasi dengan meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang World Halal Travel Awards (WHTA) 2015 di Abu Dhabi. Penghargaannya sebagai World's Best Halal Tourism Destination dan World's Best Halal Honeymoon Destination," jelasnya.

Dengan semakin dikembangkannya terus destinasi di beberapa daerah sebagai wisata halal, tentu itu bisa merealisasikan impian Indonesia menjadi pusatnya di dunia. Apalagi didukung dengan jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas beragama Islam.

"Pariwisata halal dalam beberapa waktu terakhir menjadi tren di dunia, dengan berbagai potensi besar yang mungkin untuk dikembangkan di dalamnya.

Banyak negara lain sudah mempersiapkan diri menjadi destinasi wisata halal, seperti Australia, Tiongkok, dan Jepang. Kita harus menjadi pusat wisata halal dunia," kata Pitana.

Kemenpar mencatat dari 10 juta wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 20 persen di antaranya adalah wisata Muslim.

Menurut dia, Indonesia memiliki potensi dan peluang yang besar untuk menjadi pusat destinasi wisata halal dunia.

Selain bukan sesuatu yang sulit untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat destinasi Muslim dunia. "Harus dipahami bahwa halal bukan produk, tapi kriterianya memenuhi persyaratan produk untuk pelayanan halal kepada wisatawan," jelasnya.

Menurutnya, hotel, restoran, dan fasilitas pendukung yang lain semua sama seperti biasanya. Hanya, perlu ditekankan untuk memenuhi kriteria pelayanan halal dan Muslim friendly. "Dan sebagian besar di Indonesia telah sesuai dengan itu," tutupnya.

(jjs)

Baca Juga

Tips <i>Travelling</i> Menggunakan Mobil Pribadi

Tips Travelling Menggunakan Mobil Pribadi