IAAS Brawijaya Persembahkan 59th IAAS World Congress 2016

IAAS Brawijaya Persembahkan 59th IAAS World Congress 2016

MALANG - IAAS Brawijaya telah sukses menyelenggarakan acara tahunan World Congress (WOCO) 2016 di Malang pada 9-13 Agustus 2016. Ini merupakan rangkaian acara yang berlanjut dari empat local committee lainnya, yaitu IPB-UNPAD-UNDIP-UGM-UB.

IAAS Brawijaya dengan bangga mengangkat acara 59th IAAS World Congress ke kota Malang setelah enam tahun sebelumnya menjadi acara WOCO terakhir di Indonesia. Acara utama di Malang dibagi menjadi tiga, yaitu International Youth Climate Summit (IYCS), Pemberdayaan Masyarakat dan Ekskursi.

International Youth Climate Summit (IYCS) 2016 merupakan rangkaian acara WOCO di Malang dan summit perubahan iklim pertama yang diadakan IAAS Brawijaya di Malang. IYCS adalah sebuah dasar bagi pemuda di seluruh dunia (28 negara) sebagai agen perubahan untuk mendiskusikan dan mencari solusi terbaik dan aksi untuk mengatasi permasalahan anomali iklim yang sering dikenal sebagai perubahan iklim.

IYCS membawa beberapa topik pilihanya, yaitu Preserve the Environment, Save Earth Industrial Solution, Real Good of Ecotourism danYouth Environmental Movement dengan menampilkan pembicara professional yang ahli di bidangnya. Seperti Lia Zakiyyah (The Office of the President’s Special Envoy on Climate Change), Dr. Abdul Malik (Representative of Malang Regency Government), Chris Wright (the founder and managing director of climate tracker), Neil Soria (Asean Youth Leader Association), Siti Nisrina Hasna (Director of IAAS Indonesia), Angelique Dewi Permatasari (Head of Division Corporate Communication of Nutrifood), Anthony Soehartono (Founder and Director of Brand Partner Indonesia), Vania Santoso (Environmental Ambassador at the UNEP), dan Tedy Agvita (Escape Id).

Peserta dengan 5 essai terbaik mempresentasikan proyek akan mendapatkan hadiah, untuk 3 Best Idea Project, adalah Vuth Chan Phal Kun dari Institute of Technology of Cambodia sebagai juara 1- Rp 1.000.000,00; Meryan Margareth S dari ITB sebagai juara 2- Rp 500.000,00; and Nopitri Wahyuni from Universitas Indonesia sebagai juara 3 - Rp 250.000,00.

Sementara deklarasi yang di susun seluruh delegasi dalam acara ini akan disebarkan oleh sejumlah media massa. Pada hari kedua dan ketiga, peserta World Congress melakukan pemberdayaan masyarakat di DesaTaji Jabung, Kabupaten Malang.

Mereka disambut oleh Bupati Malang  Rendra Kresna. Pada hari berikutnya, mereka menikmati rangkaian acara ekskursi dimana pada hari keempat mereka pergi ke Gunung Bromo, BBPP Batu untuk mengikuti pelatihan pembuatan stik susu dan membuat bakso serta Kaliwatu Batu. Dimana peserta melakukan acara Bonfire. Lalu, di hari terakhir merupakan acara rafting di wilayah Kaliwatu, Gift hunting di Kayana, Batu. Dan acara puncak penutupan WOCO 2016 yang ditutup oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko di Gedung Pancasila, Balaikota Among Tani Batu.

(hth)
Berita Rekomendasi

Baca Juga

Trik Berburu <i>Sparepart</i> Motor Tanpa Beranjak dari Kursi Anda

Trik Berburu Sparepart Motor Tanpa Beranjak dari Kursi Anda