Mengintip Wisata Terapi Gigitan Ikan di Goa Tanding

Mengintip Wisata Terapi Gigitan Ikan di Goa Tanding

Wisata terapi gigitan ikan di Goa Tanding (Foto: Endar/Kedaulatan Rakyat)

KOMPETISI ketatnya pemasaran Objek Wisata (Obwis) di Gunungkidul meningkatkan kreativitas masing-masing Kelompok Sadar Wisata (Pokdawis) untuk melakukan inovasi. Pokdarwis Saddam Wisata yang mengelola Obwis Goa Tanding melengkapi objek wisatanya dengan wisata terapi gigitan ikan. Terapi ikan letaknya bersanding dengan objek wisata Goa. Turun sekitar 20 meter dari pintu gerbang masuk Goa Tanding.

“Terapi ikan ini diharapkan menjadi branding baru Obwis Goa Tanding,” kata Ketua Pokdarwis Saddam Wisata Supadi.

Terapi ikan, menjadi satu paket dengan Obwis Goa Tanding. Usai menyusuri goa, dengan tiket masuk Rp150 ribu, bisa menikmati terapi ikan, menggunakan fasilitas MCK , makan bakso dan nimum gratis. Berbeda dengan terapi ikan di daerah lain dengan kolam buatan, di Goa Tanding wisatawan menikmati terapi dalam kolam sungai yang airnya jernih dan terus mengalir.

Di lokasi ini sudah disediakan tempat duduk dari batu alam dan bambu agar wisatawan dapat santai memasukan kakinya ke dalam kolam sungai. Ratusan ikan segera akan menggigit kaki yang dijulurkan. Tidak terasa sakit, hanya geli geli nikmat. “Banyak orang cerita setelah terapi ikan badan terasa lebih segar,” tambanya.

Goa Tanding memang termasuk obwis minat khusus, dengan tarif khusus juga. Kepala Bidang Usaha dan Pemasaran Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Eli Martono SIP, MPP.Meng menghargai inovasi GoaTanding untuk menambah objek baru dengan terapi ikan. Pokdarwis Saddam Wisata sudah dikukuhkan oleh Dinas. “Setelah persiapan matang akan dilakukan peluncuran, rencananya oleh Bupati Gunungkidul,” ujarnya.

Ketua Pokdarwis Saddam Wisata Supadi, Obwis Goa Tanding tidak akan berhenti hanya mengelola goa, tetapi selain terapi ikan, sudah ada lokasi untuk outbond, taman wisata dan arena wisata kuliner. Harapannya wisatawan tidak hanya menikmati petualangan goa, tetapi bisa terapi ikan dan menikmati berbagai jenis makanan di taman kuliner. “Sudah tentu program tersebut akan dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

(tty)

Baca Juga

Taman Terindah di Dunia Ini Memang Keren Habis!

Taman Terindah di Dunia Ini Memang Keren Habis!