Lebih dari 20 Negara Hidupkan Sail Karimata 2016

Lebih dari 20 Negara Hidupkan Sail Karimata 2016

Sail Karimata (Foto: Sailingscuttlebutt)

KEMENTERIAN Koordinator Bidang Kemaritiman serius mendorong kemajuan wisata bahari tanah air. Salah satunya mengadakan Sail Selat Karimata 2016.

Event ini digadang-gadang sebagai salah satu momen kebangkitan sektor bahari Indonesia. Selama ini, sektor bahari belum terlalu menonjol jika dibandingkan dengan sektor riil lainnya.

Oleh karena itu, pada event Sail Selat Karimata 2016, Kemenko Maritim sengaja berkolaborasi dengan beberapa kementerian termasuk Kementerian Pariwisata RI.

Kerjasama ini menghasilkan beberapa kebijakan penting, seperti kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), serta pencabutan CAIT. Kebijakan tersebut disetujui guna menarik perhatian wisatawan mancanegara.

Meskipun sempat menimbulkan pro dan kontra, kebijakan ini telah menunjukkan dampak positif bagi perkembangan pariwisata Indonesia.

"Antusias wisatawan mancanegara sangat besar pada event Sail Selat Karimata 2016. Dari 20 negara, sudah ada 36 kapal yacht yang resmi mendaftar," tutur Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, Iptek dan Budaya Maritim, Safri Burhanuddin kepada Okezone di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (22/9/2016).

Safri menambahkan, jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai target awal, yaitu 50 kapal.

Dalam segi pengamanan, Kemenko Maritim telah bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk pemberian izin berlayar, serta tindakan preventif lainnya.

"Mulai tanggal 5, kapal-kapal itu akan masuk di Pelabuhan Ketapang. Disitu akan dilakukan pendataan secara detail sebelum mereka diberikan izin berlayar. Dan setiap berhenti di pelabuhan, mereka harus melapor ulang," pungkas Safri.

(jjs)

Baca Juga

Berwisata Sejarah Melalui Bogor Heritage Run 2016

Berwisata Sejarah Melalui Bogor Heritage Run 2016