Nikmati Sensasi Borobudur ala Koper atau Ransel

Nikmati Sensasi Borobudur ala Koper atau Ransel

Candi Borobudur (Foto: Okezone)

MENGUNJUNGI Yogyakarta belum lengkap jika tak menginjakkan kaki di Candi Borobudur. Situs peninggalan sejarah ini bisa dinikmati ala koper yang mewah ataupun ala ransel untuk yang berbudget minim.

Ada dua alternatif pilihan jika ingin mengunjungi candi Borobudur. Bagi yang berkantong tebal tentunya keuangan bukan masalah tapi pasti mengutamakan servis, sementara si backpacker pastinya mengutamakan budget yang minim.

Jangan khawatir karena keduanya bisa saling terpenuhi, pengelola Candi Borobudur menyediakan pilihan wisatanya.

Ala koper

Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta dengan segepok uang pastinya tidak masalah mengeluarkan budget lebih.

Bisa memilih paket Manohara dengan mengeluarkan uang Rp160 ribu bisa mendapatkan akses pintu masuk yang lebih nyaman.

Turun dari mobil langsung disambut bangunan pendopo khas Yogyakarta yang teduh. Tak perlu berjalan jauh, pemandangan candi peninggalan umat Buddha ini sudah terlihat cantik.

Pengunjung bisa menikmati setiap undakan hingga puncak candi sepuasnya. Setelah puas menikmati indahnya candi Borobudur, pengunjung bisa kembali ke area pendopo untuk menikmati coffee break.

Suguhan berbagai pilihan minuman dan snack hangat siap mengganjal perut sebelum meninggalkan area candi. Beragam fasilitas juga tersedia seperti area bersantai, musalla, toilet khusus, area taman dan parkir khusus.

Ala ransel

Berbudget minim tidak lantas membuat Anda tak bisa mengunjungi candi penuh sejarah ini. Dengan membeli tiket reguler, bisa menikmati keindahan stupa-stupa eksotis di Borobudur.

Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp30 ribu Pengunjung bisa melihat dan berfoto ria sepuasnya di area candi.

Yang membedakan adalah dengan paket ini pengunjung harus menempuh perjalanan yang agak panjang. Namun jangan khawatir karena di kanan dan kiri jalur ini dihias dengan tanaman yang hijau serta rimbun.

Berbeda dengan paket Manohara, paket reguler ini tidak dilengkapi dengan servis coffee break dan pendopo.

Jadi jika pengunjung usai melakukan kunjungan, bisa langsung meninggalkan lokasi. Jangan sedih, karena sepanjang jalur menuju pintu keluar terdapat pedagang pakaian serta souvenir khas Yogya yang bisa dibeli untuk oleh-oleh.

(jjs)

Baca Juga

Kereta Api di Jepang Ini Berhenti Karena Ada Ular

Kereta Api di Jepang Ini Berhenti Karena Ada Ular