Haruskah Ngomong kalau Pernah Selingkuh?

Haruskah Ngomong kalau Pernah Selingkuh?

Pasangan lagi marah (Foto: Popular)

KITA pernah salah langkah, ngiler lihat si dia yang lain, janjian, makan bareng, nonton bareng dengan si dia yang lain. Pasangan resmi kita pun tak tahu tentang itu. Hati pun ketar-ketir jadi seperti ada ganjalan yang sulit dilepas dan berat dipikul.

Kalau menurut Michele Weiner-Davis, M.S.W., terapis pernikahan asal Colorado,”Tidak ada aturan universal yang baku tentang ‘kelihatan tak bersalah’.” Untuk beberapa pasangan, kejujuran menolong mereka untuk saling menyembuhkan hati sama lain apa adanya.

Tentu saja – pada beberapa kasus – kejujuran bisa berujung putus hubungan yang menyakitkan.

Pastinya ada langkah-langkah tentang ngomong-tak ngomong mengenai selingkuhnya kita ke pasangan:

Kapan waktu yang tepat mengakuinya

Selingkuh sekali adalah satu hal, sedangkan selingkuh dalam jangka waktu lama, nah, itu yang harus dibahas serius bareng pasangan. Demikian Weiner-Davis.

Ajukan tiga pertanyaan ini: apakah Anda sering memikirkan si dia tiap hari? Apakah Anda diam-diam kerap chat dan meneleponnya? Pernahkah membayangkan untuk putus dengan pasangan dan jadian dengan si dia yang lain tersebut?

Jika tiga pertanyaan di atas semua dijawab ‘ya’ – berarti Anda sedang dalam selingkuh emosional. Demikian Tammy Nelson, Ph.D., terapis seks dan hubungan asmara.

Bilang ke pasangan kalau Anda telah selingkuh begitu dirinya mencurigai sesuatu dan bertanya hal itu ke Anda langsung. Jawab jujur daripada berbohong – karena jika berbohong, setiap menit dari kehidupan berikutnya bukanlah kehidupan yang menenangkan!

Mengakui selingkuh lebih baik karena 1/3 pernikahan yang dirundung masalah selingkuh lebih mudah diselamatkan daripada yang tetap dipenuhi kebohongan. Itu studi terbaru dari UCLA dan University of Washington!

Kapan waktu yang tidak tepat mengakuinya

Ada saat yang tepat di mana Anda harus mengakui perselingkuhan sendiri. Kenali saat yang tepat!

Ajukan tiga pertanyaan ini ke diri sendiri, “Apakah ketidaksetiaan Anda adalah kejadian terisolasi? Apakah Anda pakai proteksi pas kejadiannya? Apakah bisa mengontrol diri jika itu terjadi lagi?”

Jika jawaban Anda adalah ‘ya’ untuk ketiga pertanyaan tersebut, lebih baik tutup mulut dan kunci baik-baik ritsleting celana Anda!

Jika Anda ingin menjaga hubungan dengan pasangan resmi ke depannya, Anda harus benar-benar siap jaga diri menghadapi keinginan godaan itu lagi (jika datang lagi!), agar tak kena lagi!

(tty)

Baca Juga

ULTAH HARY TANOE: Ucapan Selamat Ulang Tahun Romantis Liliana Tanoesoedibjo kepada Hary Tanoe

ULTAH HARY TANOE: Ucapan Selamat Ulang Tahun Romantis Liliana Tanoesoedibjo kepada Hary Tanoe