Ini Rasanya Puasa Intermitten Selama Seminggu

Ini Rasanya Puasa Intermitten Selama Seminggu

Ilustrasi (Foto: Menshealth)

PUASA intermitten yang dilakukan lebih dari setengah hari, seperti yang biasa dipraktikkan umat Islam, memang dapat bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan bagi mereka yang tidak pernah telat makan, puasa dengan cara ini dapat benar-benar menguntungkan.

Puasa intermiten adalah puasa yang dilakukan dengan aturan makan hanya 500 kalori dilanjutkan dengan puasa 12 sampai 18 jam sehari. Penelitian telah mengaitkan cara puasa ini dengan menurunnya risiko penyakit jantung dan kanker.

Bahkan, menurut penelitian neuroscientist Mark Mattson, puasa intermitten satu sampai beberapa minggu dapat membantu otak Anda menangkal penyakit neurogenerative seperti Alzheimer dan Parkinson, di samping meningkatkan suasana hati dan ingatan.

Bagi para pemula, puasa intermitten mungkin sedikit memberatkan. Untuk alasan itu, beberapa ahli menyarankan agar pemula memulainya dengan hanya puasa beberapa hari dalam seminggu. Ahli lainnya menyarankan agar setiap harinya lama waktu berpuasa selalu ditambah, misal dari 12 jam, jadi 14 jam keesokan harunya, sampai 18 jam.

Dan ternyata, puasa itu mudah

Mark Mattson, seperti dilansir dari Menshealth, Jumat (23/9/2016), mengaku sudah 35 tahun mempraktikkan puasa intermitten. Di awal, Anda mungkin sulit menahan perut lapar, tapi setelah dilakukan berulang-ulang di hari-hari berikutnya, Anda akan terbiasa.

Ia mengatakan bahwa semua yang energi dan pikiran yang diisi dengan apa yang harus dimakan, bagaimana, dan membersihkan makanan mulai mengalir ke hal lain untuk meningkatkan fokus pada pekerjaan lain.

Alarm lapar bukan selalu karena perut kosong

Berpuasa dapat mengajarkan diri kita untuk nyaman dengan rasa tidak nyaman akibat lapar. Mengisi alarm lapar dengan kopi, teh, dan melakukan kegiatan sesuai jadwal dengan fokus akan membuat kita belajar bahwa rasa lapar adalah sensasi yang akan selalu datang dan pergi.

Puasa intermiten seperti friend with benefit

Puasa intermiten memiliki aturan yang sederhana dibanding metode diet lainnya. Anda tidak perlu buku panduan atau menjadi musuh meja makan. Ketika puasa ini sudah mulai terbiasa, tingkat energi dapat meroket. Aktivitas makan pun bisa menjadi lebih nikmat dan begitu disyukuri.

Berolahraga saat perut kosong ternyata bermanfaat

Berpuasa tidak berarti kita jadi malas bergerak. Alih-alih merasa pusing, justru ketika perut sedang kosong tujuan olahraga akan mencapai hasil lebih. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa berolahraga dalam keadaan berpuasa dapat memaksimalkan potensi pembakaran lemak.

Berat badan tidak cepat berubah bukan masalah

Aku akan senang untuk mengatakan saya kehilangan 10 pon dalam seminggu, tapi tubuh saya tidak benar-benar bekerja seperti itu. Dan selain itu, saya hanya berpuasa selama tujuh hari.

Aku pasti makan lebih sedikit makanan dan perasaan ganjil kurang lapar, yang dari waktu ke waktu akan mengakibatkan hilangnya lemak.

Tapi itu built-in motivasi intrinsik intermiten puasa yang membuat saya pergi. energi saya, fokus, dan motivasi semuanya meroket, dan saya telah belajar bagaimana untuk memberitahu rasa lapar saya yang jadi bos. Cinta menangani, Anda berikutnya!

(hel)

Baca Juga

3 Alasan Penting Anda Harus Pipis Setelah Bercinta

3 Alasan Penting Anda Harus Pipis Setelah Bercinta