Tips Merawat Anggota Keluarga yang Menderita Alzheimer

Tips Merawat Anggota Keluarga yang Menderita Alzheimer

Merawat dengan kasih sayang keluarga yang Alzheimer (Foto: Shutterstock)

DIBUTUHKAN kesabaran yang ekstra dalam merawat penderita Alzheimer. Namun bukan berarti hal ini akan membuat Anda merasa lelah dan tidak ingin mengulurkan bantuan dan kasih sayang lagi. Berikut ini penjelasan dari dr. Dyah Novita Anggraini.

Bagi yang mempunyai anggota keluarga dengan Alzheimer, Anda mungkin pernah berpikiran untuk menyerah dalam menghadapi perilaku penderita. Ini karena sebagian besar penderita penyakit tersebut memerlukan bantuan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Jika Anda merasa ingin menyerah dengan keadaan dalam menghadapi perilaku penderita Alzheimer, sebaiknya singkirkan pikiran tersebut jauh-jauh. Ini karena penderita sebenarnya membutuhkan dukuran dari orang-orang yang ada disekitarnya, termasuk dari keluarga, kerabat dan orang yang merawatnya.

Di saat merawat penderita Alzheimer, Anda perlu melakukan:

• Selalu berikan waktu istirahat pada penderita. Namun hindari untuk membiarkan penderita beristirahat terlalu lama di siang hari, karena akan membuatnya sulit tidur di malam hari.

• Bantu penderita untuk melakukan sebagian besar aktivitasnya di pagi menjelang siang hari. Ini dilakukan karena penderita Alzheimer pada umumnya akan akan menoleransi kegiatan di awal hari.

• Jika penderita Alzheimer sering keluar rumah tanpa sepengetauan Anda, batasi akses tersebut. Di samping itu, berikan pula tanda pengenal pada penderita –misalnya dengan menggunakan gelang bertuliskan nama dan alamat penderita.

• Buat suasana yang tenang dan nyaman di dalam rumah. Ini karena suasana ramai akan membuat penderita Alzheimer merasa ketakutan.

• Buat kegiatan rutin di rumah yang dilakukan sama setiap harinya –seperti waku makan, waktu menonton televisi atau melakukan kegiatan yang disenangi oleh penderita.

• Sering berkomunikasi dengan penderita. Karena dengan berkomunikasi rutin, penderita akan merasa didengarkan dan tidak merasa rendah diri.

• Jangan memaksa penderita untuk mengingat sesuatu, karena ini dapat membuatnya merasa stres yang dapat berujung pada gangguan cemas dan akan memperburuk keadaan penderita.

• Jika penderita sering buang air kecil dan buang air besar di sembarang tempat, Anda bisa terus melatihnya untuk menggunakan kamar mandi setiap hari.

Memang dibutuhkan kesabaran yang ekstra dalam merawat penderita Alzheimer. Namun bukan berarti hal ini akan membuat Anda merasa lelah dan tidak ingin mengulurkan bantuan dan kasih sayang lagi.

(tty)

Baca Juga

Jangan Sering Minum Antibiotik, Ubah Gaya Hidup Anda!

Jangan Sering Minum Antibiotik, Ubah Gaya Hidup Anda!