Awas, Perut Lapar Bisa Bikin Lebih Nekat

Awas, Perut Lapar Bisa Bikin Lebih Nekat

Perut lapar bisa bikin lebih nekat (Foto: Thedailymeal)

TAK hanya badan lemas dan tidak fokus. Perut lapar ternyata juga bisa jadi penyebab berlaku nekat. Tidak percaya? Berikut faktanya yang telah teruji.

Dari penelitian yang dilakukan National Institutes of Health yang dipublish Neuron. Mereka meneliti apa yang terjadi ketika perut lapar, haus dan merasa ketakutan.

Percobaan dilakukan beberapa kali. Untuk percobaan pertama mereka mengelompokkan tikus yang diberi makan dan minum. Sementara kelompok lainnya berisi tikus yang hanya diberi makan saja.

Hasilnya terlihat, tikus yang merasa haus langsung menuju ke wadah berisi air. Sedangkan tikus yang lapar dan haus langsung menuju ke tempat makanan tanpa ke wadah air yang diletakkan terpisah. Sehingga dapat disimpulkan tikus-tikus yang haus dan lapar lebih mementingkan urusan perutnya ketimbang ke wadah air lebih dulu.

Pada percobaan selanjutnya dalam kondisi yang sama. Peneliti memberi cairan kimia serupa dengan aroma tubuh rubah (predator lain) di zona sebelum tikus menemukan wadah berisi makanan.

Faktanya, tikus-tikus yang tidak lapar ternyata enggan melewati jalur yang terdapat senyawa kimia predator tersebut. Mereka yang tidak lapar mundur perlahan ke zona yang lebih aman.

Sedangkan mereka yang lapar nekat melewati zona berbahaya yang jaraknya cukup dekat dengan wadah makanan.

Lebih lanjut, percobaan terakhir para peneliti menempatkan satu tikus satu kandang dengan dua bagian terpisah. Satu bagiannya berisi makanan dan satu lagi berisi tikus lainnya.

Hasilnya? Tikus yang lapar lantas pergi menuju makanan. Sedangkan mereka yang tidak lapar mengenyahkan makanan yang ada di hadapannya dan malah asyik bermain dengan tikus lain.

Secara keseluruhan, kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa rasa lapar punya pengaruh dan potensi besar dalam mengalahkan rasa takut, haus bahkan kesepian.

Karena penelitian ini dilakukan dengan tikus sebagai objek. Bukan berarti hal itu berlaku mutlak bagi manusia. Pasalnya manusia masih punya akal, tidak seperti hewan.

Meski begitu, dapat ditarik kesimpulan bahwa kecenderungan berlaku nekat, semua karena termotivasi demi mengisi perutnya yang lapar.

(ndr)

Baca Juga

<i>Yuk</i> Intip 3 Varian <i>Pretzel</i> yang Ada di Beberapa Negara

Yuk Intip 3 Varian Pretzel yang Ada di Beberapa Negara