Tanda-Tanda Bos Anda Mau Resign

Tanda-Tanda Bos Anda Mau Resign

Ilustrasi (Foto: Flickr)

KETIKA bos Anda berencana keluar dari perusahaan, dia akan menunjukkan gelagat yang membingungkan. Pegawai jadi kehilangan panutan, sebab manajer bekerja dengan ogah-ogahan. Inilah tanda-tanda kalau atasan Anda akan resign sebentar lagi seperti dikutip dari businessinsider.co.id.

Kebiasaan yang berubah

Mungkin dulu atasan Anda adalah orang yang bersahabat, tapi kini dia selalu mengunci diri. Rasanya dia telah berubah menjadi orang paling introvert di seluruh dunia. Perubahan kebiasaan ini akan ditunjukkan pada bulan-bulan terakhirnya di kantor. Bos Anda bisa tiba-tiba apatis karena sedang kesulitan mencari pekerjaan baru. Namun, terkadang dia justru malah tampak bahagia karena menyambut kabar baik dari perusahaan yang akan menerimanya.

Reorganisasi

Reorganisasi atau perampingan perusahaan bisa menjadi penyebab bos Anda untuk berhenti. Mungkin dia sedang melihat jabatannya tengah terancam. Manajer Anda berpikir lebih baik pergi lebih dulu daripada terkena penurunan jabatan atau terjebak pada posisi yang sama.

Melonggarkan deadline

Jika bos Anda sudah merasa nyaman pada pekerjaan yang akan datang, dia akan fokus melihat masa depannya. Bisa jadi atasan Anda mulai mengabaikan pekerjaan sendiri di kantor. Dia melonggarkan deadline dari pekerjaan bawahannya.

Lebih sering mengambil cuti

Manajer yang biasanya tidak punya waktu luang untuk makan siang, kini justru lebih sering mengambil cuti. Bisa jadi waktu libur tersebut digunakan untuk mencari pekerjaan baru. Setelah mendapatkan posisi di perusahaan lain, dia akan mengambil cuti lagi. Kali ini dia menggunakan waktu untuk benar-benar liburan sebelum benar-benar sibuk dalam pekerjaan barunya. Setelah kembali dari perjalanan, dia mungkin akan langsung mengumumkan rencana berhenti.

Sering menghindar

Sekarang bos Anda menerapkan komunikasi satu arah. Dia hanya mengeluarkan beberapa kata, sedikit kontak mata dan waktu rapat yang singkat. Atasan Anda tidak akan menghabiskan waktu yang tidak perlu. Sebab, jika pegawai melihat gelagat aneh, maka akan mengancam kariernya.

Banyak pertanyaan pengandaian

Suatu hari bos Anda menanyakan pertanyaan yang bersifat hipotesis. Dia ingin tahu rencana karier jangka panjang Anda. Dia juga minta pendapat tentang bekerja di lokasi yang berbeda. Bisa jadi dia akan segera “pindah kapal” dan mencoba membawa Anda ke perusahaan baru tersebut.

Banyak mengeluh

Akhir-akhir ini bos Anda jadi sering mengeluh tentang pimpinan perusahaan, budaya kerja dan apapun yang terjadi di kantor. Atasan Anda juga memberitahu tentang ketidakadilan yang dialami dan politik kantor. Itu artinya dia telah siap untuk pergi.

Kehilangan kekuasaan

Ketika orang kehilangan kekuasaan, maka mereka akan kehilangan perhatian atas apa yang dikerjakan. Mereka akan berpikir untuk pindah saja ke tempat lain.

Saat kehilangan kekuasaan, manajer tidak akan banyak menjawab tentang hal-hal yang menjadi kendala pekerjaan bawahannya. Mereka seperti tidak mau membantu. Sebab mereka sudah tidak semangat untuk menyelesaikan proyek tersebut.

Penampilan yang berubah

Biasanya bos Anda datang ke kantor dengan menggunakan kemeja polo dan celana jins. Tapi, suatu hari dia datang dengan menggunakan kemeja, dasi dan jas. Bisa jadi pad hari itu dia akan menghadiri sesi wawancara di perusahaan lain. Sebaliknya, jika atasan Anda terbiasa tampil rapi, namun akhir-akhir ini datang ke kantor dengan baju casual, tandanya dia sudah tidak mau mempertahankan pekerjaannya.

Jarang hadir di kantor

Anda merasa sangat sulit bertemu dengan bos dalam beberapa hari terakhir. Dia bisa tiba-tiba ada di ruangan, tapi sesaat kemudian hilang dari pandangan. Atasan Anda juga makan siang pada waktu yang aneh, terkadang terlalu pagi atau sore sekali. Bisa jadi dia sering pergi diam-diam untuk mencari pekerjaan lain.

Terlihat ‘bersalah’

Suatu kali Anda mendapati bos sedang menerima telepon, mendapat email atau pesan singkat dan membuka LinkedIn terkait pekerjaan baru. Mungkin Anda tidak mendengar jelas pembicaraan antara atasan Anda dengan orang di seberang saluran telepon. Tapi, ketika sang manajer merasa Anda mengetahui tentang rencana kepindahannya, dia tba-tiba menjadi gugup dan kikuk seperti baru saja melakukan kelalaian besar.

Mereka sangat hati-hati

Apakah bos Anda pernah mengetik tuts keyboard komputer sesaat setelah Anda membalikkan badan? Apakah dia selalu menutup pintu saat menerima telepon? Ketika bos bersikap hati-hati pada setiap hal yang dilakukan, maka kemungkinan dia sedang mencari pekerjaan baru.

Perubahan tatanan meja kerja

Anda biasa melihat meja kerja bos penuh dengan berkas penting terkait pekerjaan. Sekarang Anda melihat tidak ada satu pun benda yang membuat meja kerjanya tampak kacau. Mungkin dia memang sudah tidak peduli lagi dengan pekerjaan yang sekarang.

Di lain hari Anda memerhatikan meja kerja manajer yang dihiasi banyak foto keluarga dan tanaman hias favoritnya. Namun, ketika semua aksesoris itu hilang, mungkin dia sudah membawanya pulang. Atau dia sudah dapat meja di kantor baru.

Melonggarkan hubungan dengan orang kantor

Dulu, sang manajer sering meminta waktu untuk bicara berdua dengan Anda. Salah satunya untuk melakukan evaluasi dan mentoring agar Anda semakin baik dalam pekerjaan. Namun, belakangan dia sudah tidak pernah melakukannya lagi. Hal ini adalah salah satu tanda dia akan berhenti.

Selain itu, bos juga mengurangi kegiatan bersama rekan kerja lain di luar kantor. Dia berusaha merenggangkan hubungan sosial sebelum pergi meninggalkan perusahan.

Manajer akan memberikan banyak pekerjaan pada bawahan

Sebelum pergi, bos Anda harus menuntaskan pekerjaannya. Namun, dia harus banyak keluar kantor untuk sesi wawancara kerja. Sehingga dia akan melimpahkan tugasnya pada orang lain. Mungkin saja Anda adalah pegawai yang menerima beban tugas itu. Namun, hal ini bisa jadi pertanda baik untuk Anda. Sebab, manajer mempercayai Anda dan sedang menyiapkan regenerasi untuk menduduki posisinya kelak.

Manajer lebih sering bertemu dengan pimpinan persahaan

Ada dua hal yang mungkin terjadi saat seorang manajer sering dipanggil ke ruang pimpinan perusahaan. Bisa jadi dia akan mendapat promosi atau segera berhenti. Pada titik ini Anda sudah menyadari tanda-tanda bos akan berhenti. maka Anda meeting empat mata itu bertujuan untuk membicarakan kepergian atasan Anda..

Tidak perlu frustasi dalam situasi yang membingungkan ini. Anda hanya perlu menungu sampai masa transisi berlalu. Ketika sang manajer benar-benar keluar dan suasana kerja kembali normal.

(tty)

Baca Juga

Bentuk Dukungan untuk Ibu Baru dalam Merawat Bayi

Bentuk Dukungan untuk Ibu Baru dalam Merawat Bayi