Mengintip Jejak Penjajahan Belanda di Gereja Tugu

Mengintip Jejak Penjajahan Belanda di Gereja Tugu

Gereja Tugu (foto: Tentry/Okezone)

SEJAK zaman penjajahan Belanda di Indonesia, banyak gedung-gedung lama yang menyimpan kisah sedih perjuangan bangsa di kala itu.

Salah satunya Gereja Tugu yang berlokasi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sekilas ini mungkin hanya bangunan biasa, tetapi gereja ini telah menjadi saksi sejarah adanya penjajah di zaman itu.

"Gedung ini digunakan sebagai tempat beribadah tawanan Belanda yang berbangsa Portugis untuk beribadah dulu," tutur Lauren dan Yohannes sebagai penjaga kemanan gedung kepada Okezone.

Dulunya, gereja ini digunakan oleh Belanda untuk menahan bangsa Portugis dan dibuat sebagai tempat beribadah untuk pemeluk agama Katolik. Sehingga gedung putih ini menjadi gereja tertua di Jakarta.

"Sudah dari tahun 1700 gedung ini ada, dan banyak digunakan sebagai tempat beribadah. Gedung tidak ada yang berubah, dan strukturnya masih sama," jelas mereka.

Selain menyimpan struktur gedung yang sama, gereja ini juga memiliki lonceng tertua di Jakarta. Lonceng yang biasa digunakan untuk tanda untuk beribadah ini kini sudah diamankan dalam sebuah kaca untuk mempermudah wiatawan melihatnya.

"Lonceng itu ada saat gereja ini berdiri, dan demi menjaga kearifannnya kami memasukan ke dalam kaca," ujar mereka.

Kemudian, jika melipir ke daerah belakang gereja terdapat makam yang menjadi tempat peristirahatan masyarakat Tugu, namun suasana dikemas rapih dan sudah modern.

Tak hanya itu, di sekitar gereja juga ada sekolah TK untuk mendidik anak-anak penerus masyarakat Tugu. Masyarakat Tugu sendiri merupakan keturunan bangsa Portugis dan sudah menetap di sana dari turun menurun.

(fid)
Berita Rekomendasi Bangunan Bersejarah

Baca Juga

TOP TRAVEL 3: Sensasi Menginap di Hotel Bersuhu di Bawah Nol Derajat

TOP TRAVEL 3: Sensasi Menginap di Hotel Bersuhu di Bawah Nol Derajat