Menelefon Anak Terus-menerus Tanda Anda Orangtua Overprotektif

Menelefon Anak Terus-menerus Tanda Anda Orangtua Overprotektif

Pola asuh (Foto: Themash)

MEMASTIKAN keselamatan anak adalah tugas orangtua. Namun, menggunakan cara yang berlebihan membuat Anda menjadi orangtua overprotektif.

Tindakan Anda yang berlebihan justru kerap membuat anak merasa terbatasi dan membuat orang lain repot karena harus mengawasinya untuk Anda. Berikut adalah ciri-ciri Anda orangtua overprotektif dilansir dari About, Selasa (18/10/2016).

Tidak memberinya kesempatan membuat keputusan

Ada kalanya anak memilih sesuatu hal dalam hidupnya hanya berdasarkan kesukaannya akan sesuatu. Jika Anda melihatnya kurang berguna, jangan langsung menghakiminya dan memaksa dia meninggalkannya. Berikan kesempatan pada anak untuk memutuskan sendiri apa yang akan dia lakukan. Bisa jadi dia bosan dengan segala ketentuan yang diberikan akan hidupnya. Hentikan kebiasaan ini sebelum anak mulai membangkang.

Menelefon setiap waktu

Menelefon setiap jam untuk memastikan keadaannya aman atau bertanya apa yang bisa Anda lakukan untuknya adalah hal yang berlebihan. Apalagi jika Anda melakukannya hingga anak beranjak dewasa. Hal ini membatasi anak-anak untuk melakukan apa yang ingin mereka lakukan. Jangan buat diri Anda, anak, dan orang-orang di sekitarnya merasa repot karena hal yang tidak terlalu serius.

Memisahkan anak dari dunia nyata

Melindungi anak tidak seharusnya membuat Anda mengurungnya dan menjauhi dunia nyata. Dunia anak-anak ada di luar ruangan, jika Anda tetap menyuruhnya bermain di dalam rumah dengan alasan khawatir akan keselamatannya, ini tindakan yang berlebihan. Biarkan mereka memilih temannya dan melakukan apa yang mereka suka. Anda cukup mengawasi dan menegur saat mereka melakukan kesalahan atau benar-benar membutuhkan bantuan.

(vin)

Baca Juga

TOP FAMILY 2: Kepribadian Bisa Dinilai dari Kebiasaan Sederhana Ini, <i>Lho</i>

TOP FAMILY 2: Kepribadian Bisa Dinilai dari Kebiasaan Sederhana Ini, Lho