Hormati Wafatnya Raja Bhumibol Adulyadej, Ini Kegiatan Wisata yang Dibatalkan

Hormati Wafatnya Raja Bhumibol Adulyadej, Ini Kegiatan Wisata yang Dibatalkan

Masyarakat Thailand Berduka Cita atas Wafatnya Raja Bhumibol Adulyadej (Foto: Getty Images)

KEPERGIAN Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej mempengaruhi pariwisata di bulan ini. Banyak kegiatan wisata yang tidak terlaksana di Thailand alias dibatalkan.

Namun, beberapa bar masih tetap buka. Hanya saja tidak ada lagi pertunjukan wanita striptease atau pesta lainnya selama sebulan ini.

"Selama sebulan sampai 16 November tidak akan ada pesta. Kemudian, dilanjutkan ke bulan berikutnya," jelas Lee Cobaj sebagai pakar travel Thailand sebagaimana dikutip dari Telegraph, selasa (17/10/2016).

Selama ini Red Lights yang ada di Kota Bangkok terkenal dengan tempat pesta para turis. Dan backpaker juga betah untuk nongkrong di sana, tetapi kini pesta diberhentikan selama sebulan.

Selain itu, Ko Phangan sebagai tempat terselenggaranya pesta Full Moon yang sudah direncanakan pada 17 Oktober lalu juga dibatalkan. Tidak ada pesta sama sekali di sana.

Kemudian, turis juga dihimbau untuk tidak menggunakan baju hitam atau baju yang bertuliskan flamboyan Thailand. Hal ini untuk menghormati kepergian raja dengan tenang.

"Busana itu saat dipakai di tempat umum tidak sopan, dan tidak pantas," ujarnya.

(fid)
  • techno user Rabbita
    Rabbita • 2bulan lalu
    hebat banget orang thailand, nasionalismenya emg dijunjung tinggi disana
    Beri Tanggapan

Baca Juga

<i>Yuk</i> Main ke Kuburan Romawi Kuno di Turki

Yuk Main ke Kuburan Romawi Kuno di Turki