4 Teknik Jitu Merawat Rambut saat Menstruasi

4 Teknik Jitu Merawat Rambut saat Menstruasi

Merawat rambut saat menstruasi (Foto: R29)

REPOT jadi wanita! Memang. Bayangkan saja, dalam jangka waktu satu bulan, ada empat periode atau siklus yang terjadi dalam tubuh yang tentunya menghasilkan efek yang berbeda-beda setiap siklusnya. Mulai dari emosi tak stabil hingga secara fisik yang mengalami perubahan.

Rambut dan kulit kepala pun tak luput dari masalah. Kadar hormon yang turun naik, membuat kulit kepala menjadi terlalu kering di satu siklus hingga menjadi terlalu berminyak di siklus yang lain. Menyusahkan memang, tapi selalu ada solusinya.

Post Period

Secara mental, Anda merasa lebih baik di hari terakhir menstruasi. Selama siklus ini, level estrogen meningkat dan testoteron yang bertanggung jawab untuk menstimulasi produksi minyak, menurun. Proses ini adalah kabar baik untuk kulit Anda, karena Anda akan mengalami menurunnya jumlah kelenjar keringat dan kulit menjadi lebih bersih. Tapi di sisi lain, kulit kepala akan menjadi kering yang akan membuat kondisi kulit kepala menjadi lebih parah kalau sebelumnya sudah mengalami kondisi yang kering. Hal paling utama yang bisa Anda lakukan untuk kondisi ini, apapun jenis rambut Anda, usahakan agar rambut tetap lembap untuk mengatasi kekuarangan minyak di kulit. Kurangi frekuensi keramas untuk sementara, aplikasikan serum untuk membuat rambut tetap bersinar dan bawa dry conditioner kemanapun agar rambut tetap terjaga kelembapannya.

Ovulasi

14 hari sebelum menstruasi dimulai, dan satu minggu sebelum efek PMS terjadi pada Anda, terjadi proses ovulasi dimana telur berupaya untuk keluar dari ovarium. Saat ini terjadi, tubuh mulai memproduksi lebih banyak estrogen yang menstimulasi produksi hormon luteinizing yang bertanggungjawab dalam meningkatkan produksi minyak. Peningkatan produksi minyak ini sebenarnya adalah hal yang baik untuk rambut dan kulit kepala Anda yang mengalami kekeringan satu minggu sebelumnya. Level estrogen yang meningkat dan leven testoteron yang menurun, menjaga produksi minyak untuk mencegah kelenjar keringat yang berlebih. Tubuh akan masih mengeluarkan keringat namun tidak berlebih yang menyebabkan rambut dan kulit kepala sedang dalam masa terbaiknya. Di masa ovulasi ini, Anda masih bisa tetap mencuci dan memberikan kondisioner pada rambut seperti biasa namun jangan menggunakan tangan dengan kekuatan penuh karena sentuhan yang intens akan membuat kulit kepala Anda stres.

Pre-Menstrual

Selama masa post-period dan ovulasi, uterus Anda akan menjadi lebih tebal dan memproduksi ruangan untuk sel telur. Bila sel telur tidak difertilisasi oleh sperma, tubuh akan mengalami perubahan hormon yang cukup signifikan seperti dada mengencang, jerawat, emosi yang fluktuatif, keram dan bengkak. Level estrogen yang menurun dan level progesterone dan testoteron yang meningkat seminggu sebelum menstruasi terjadi akan meningkatkan produksi minyak pada kelenjar kulit. Yang terkena paling parah dari proses ini adalah wajah Anda, karenanya jerawat sangat biasa dialami. Dan beberapa wanita mengalami juga rambut yang berminyak dan bau di beberapa hari menjelang menstruasinya. Kalau sudah begini, dry shampoo adalah jawaban Anda dan meningkatkan frekuensi mandi juga jadi pilihan. Percaya atau tidak, ini juga waktu yang ideal untuk men-dye rambut Anda!

Menstruasi

Dalam masa ini, Anda akan merasa kecapekan, tidak bersemangat dan tubuh lebih sensitif. Di beberapa wanita, rambut mereka menjadi lebih kusam dan bahkan ada juga yang kulit kepalanya menjadi lebih sensitif ketika sedang melakukan perawatan rambut. Di periode ini, sangat bagus bila Anda lebih ekstra hati-hati pada kulit kepala dan sedikit memanjakannya, misal dengan spa rambut. Dry shampoo masih menjadi senjata utama karena produksi minyak yang masih berlebih. Dan bila Anda merasa kulit kepala masih sensitif, re-schedule janji hair extension, mengecat rambut atau meluruskan rambut.

(tty)

Baca Juga

Keluar Rumah, Five V Tak Bisa Tanpa Barang Ini

Keluar Rumah, Five V Tak Bisa Tanpa Barang Ini