Masyarakat Diajak Membaca lewat Festival Literasi

Masyarakat Diajak Membaca lewat Festival Literasi

Ilustrasi membaca (Foto: Lifegate)

PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Tengah mengajak seluruh masyarakat di provinsi itu untuk membaca dan menulis guna menambah pengetahuan demi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Gubernur Sulteng Longki Djanggola mengemukakan hal itu dalam sambutannya pada pembukaan Festival dan Pameran Literasi yang digelar Kemendikbud terkait hari aksara internasional di halaman Kantor gubernur, Selasa petang.

"Kami selaku pemerintah mengajak dan memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk datang ke festival literasi agar dapat mengenal huruf dan membaca," kata Longki dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Setdaprov Arif Latjuba.

Pemerintah Sulawesi Tengah sangat mendukung langkah Kemendikbud yang menempatkan Sultengh sebagai tuan rumah peringatan hari keaksaraan tingkat nasional yang diwarnai dengan berbagai kegiatan termasuk festival literasi.

Kegiatan itu akan menambah semangat pemerintah Sulteng untuk terus berkarya dan berinovasi lewat program-program penuntasan buta aksara yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan puncak keaksaraan nasional, yang diharapkan dapat memberikan dampak terhadap semangat penuntasan buta aksara," sebutnya.

Sementara itu Direktur Keaksaraan Ditjen Pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Herman Syamsuddin menyatakan, bahwa sekitar 40 stand pameran dan literasi dari berbagai daerah di Indonesia hadir untuk memperingati hari keaksaraan di Sulawesi Tengah.

Perwakilan-perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia itu tidak sekedar menampilkan produk-produk, melainkan turut serta membuka kesempatan kepada pengunjung untuk membaca dan mengenal bahasa Indonesia.

Ke-40 stan tersebut yaitu, stand Direktorat Jenderal Pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat Kemendikbud, PP. Paud dan Dikmas Jawa Tengah, PP-Paud Dikmas Jawa Timur, PP-Paud Dikmas Mataram.

PP-Paud Sulawesi Selatan, Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Sulsel, BPPAUD dan Pendidikan Masyarakat Sumatera Utara, Jawa Barat, Dinas Pendidikan Poso, Palu, Buol, Sigi, Morowali, Pendidikan Widyaloka, PKBM Usaha-Mandiri Blitar Jawa Timur.

Ada juga Hipki Kota Palu, Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi perpustakaan daerah Sulteng, sanggar kegiatan belajar Kabupaten Ponorogo, PKBM Sumber Usaha Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan, Banten, serta Balai Pengembangan PAUD Nusa Tenggara Barat.

(tty)

Baca Juga

Seniman Jalanan Kini Warnai Ruang Terbuka Dubai

Seniman Jalanan Kini Warnai Ruang Terbuka Dubai