DIET MAYO DAY 3: Diet Mayo Hanya Boleh Dilakukan Sekali dalam Setahun?

DIET MAYO DAY 3: Diet Mayo Hanya Boleh Dilakukan Sekali dalam Setahun?

Diet mayo sebaiknya dilakukan sekali setahun (Foto: Shutterstock)

DIET mayo biasa dilakukan selama 13 hari. Di Tanah Air sendiri, pola diet ini sering dikatakan hanya boleh dilakukan sekali dalam satu tahun. Benarkah?

Pada dasarnya pola makan diet mayo disarankan tanpa ada asupan gula dan garam tambahan. Efek yang terjadi selama menjalani diet mayo adalah tubuh kehilangan banyak cairan atau dehidrasi.

“Diet mayo hanya berlangsung dua pekan. Karena tidak mungkin kita tidak tidak makan garam dan gula. Diet mayo tidak bisa dipertahankan dalam waktu lama,” ucap Dr. Grace Judio-Kahl, pakar gizi dan pengamat gaya hidup, di Jakarta.

Perlu diketahui, tingkat toleransi akan efek dehidrasi setiap orang berbeda. Dalam kasus tertentu bisa saja mengalami kurang konsentrasi, hingga terasa pusing. (Baca: DIET MAYO DAY 3: Berapa Usia yang Tepat Jalani Diet Mayo?)

Bahkan, dampak terparah dari dehidrasi dapat menyebabkan gangguan ginjal. Sebab fungsi ginjal ini yang menyeimbangkan cairan tubuh dan elektrolit agar tetap dalam kondisi normal.

Jika dilakukan terlalu sering, maka dapat membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyeimbangkan cairan tubuh dan elektrolit tersebut. (Baca: DIET MAYO DAY 2: Ini Porsi Tepat dalam 1 Menu Diet Mayo)

Karena itu sebelum menjalani diet mayo ada baiknya untuk konsultasi lebih dulu agar apa yang dijalani selama diet mayo tidak memengaruhi kondisi kesehatan tubuh.

“Kalau untuk mengurangi garam dan gula secara drastis lebih baik jangan dilakukan terlalu sering. Konsultasikan dulu dan sesuaikan dengan kondisi kesehatan,” pungkas Jocelyn Halim, seorang ahli gizi kepada Okezone, belum lama ini.

Simak terus diet mayo 13 hari bersama Okezone, mulai dari 17-29 Oktober 2016.

(hel)

Baca Juga

Jadi Duta Gizi, Ini Fokus Maria Harfanti

Jadi Duta Gizi, Ini Fokus Maria Harfanti