Inilah Penyebab Pendarahan saat Kehamilan

Inilah Penyebab Pendarahan saat Kehamilan

Ibu hamil (Foto: Shutterstock)

PENDARAHAN adalah salah satu gejala yang paling mengkhawatirkan selama kehamilan. Umumnya, pendarahan biasanya diedentikkan dengan keguguran. Namun, faktanya tidak semua pendarahan bisa disebut keguguran.

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa penyebab pendarahan saat kehamilan.

Pendarahan Implantasi merupakan salah satu tanda di awal kehamilan, yang bisa terjadi pada 1 dari 3 wanita. Hal ini terjadi ketika sel telur menempel ke dinding rahim. Biasanya, pendarahan implantasi lebih ringan dan para medis mengatakan hal ini tidak berbahaya, hanya saja terkadang menyebabkan kram.

Pendarahan Ektopik. Hal ini terjadi dimana sel telur menempel di luar rahim. Wanita dengan kehamilan tersebut mungkin mengalami pendarahan vagina. Seiring dengan perdarahan, beberapa juga mungkin memiliki sakit parah di satu sisi perut.

Pendarahan Molar. Pendarahan ini merupakan salah satu kehamilan yang rumit, dimana ada sesuatu yang salah selama proses pembuahan. Perdarahan molar kemungkinan akan terlihat pada beberapa wanita antara 6 dan 12 minggu kehamilan.

Mencoba Aborsi. Pendarahan bisa terjadi karena mencoba untuk melakukan aborsi.

Plasenta Abruption. Plasenta abruption merupakan komplikasi yang jarang terlihat selama kehamilan. Ini adalah suatu kondisi dimana plasenta kulit dari rahim, yang menyebabkan perdarahan berat. Dalam beberapa kasus, perdarahan tidak terlihat di luar dan terjadi perlahan-lahan.

Pendarahan karena Seks. Sebenarnya berhubungan seks saat hamil tidak berbahaya. Hanya saja, jika kamu mengalami pendarahan, kamu harus memeriksanya ke dokter.

(tty)

Baca Juga

Sering Sembelit, Mungkin Anda Kurang Minum Air Putih

Sering Sembelit, Mungkin Anda Kurang Minum Air Putih