Cegah Penyakit Menular, Pemerintah Perkuat Jaringan Laboratorium

Cegah Penyakit Menular, Pemerintah Perkuat Jaringan Laboratorium

Ilustrasi (Foto: Brobible)

JUMLAH penderita penyakit menular di dalam dan luar negeri semakin bertambah. Hal itu tak lepas dari meningkatnya populasi penduduk hingga mobilitas masyarakat dunia.

Berdasarkan Perpres RI nomor 35 Tahun 2015. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI bertugas dalam memecahkan masalah tersebut.

Salah satunya dilakukan dalam bentuk deteksi dengan menguatkan fungsi jaringan laboratorium yang tersedia di berbagai daerah di Tanah Air.

“Kita punya jejaring laboratorium yang berpusat di laboratorium nasional Balitbangkes. Lalu anggotanya rumah sakit dan balai laboratorium kesehatan (BLK) yang tersebar di seluruh wilayah. Tujuannya untuk penguatan pengawasan dalam konfirmasi lab,” jelas Siswanto, Kepala Balitbangkes dalam Seminar on Health, di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2016).

Hal lebih rinci dijelaskan Siswanto dengan sebuah contoh. Misalnya ada seorang warga yang berkunjung ke Tanah Air. Kemudian menunjukkan gejala penyakit menular yang tidak dikenal atau bahkan diwaspadai.

Si penderita akan dibawa ke laboratorium daerah tersebut untuk diambil darah dan sampel. Kemudian dikirim ke lab nasional untuk dikonfirmasi. Lalu bagaimana kesiapan setiap lab di daerah untuk penguatan deteksi penyakit tersebut?

Untuk konfirmasi setiap lab sudah dilengkapi dengan sistem Polymerase Chain Reaction (PCR) dan menerapkan indikator sesuai dengan Global Health Security Agenda (GHSA).

Misalnya dengan penerapan sistem biosafety yang berfungsi untuk mencegah penularan virus dari pasien ke pekerja lab. Dan biosecurity agar virus tersebut tidak meluas. Semua itu di atur dalam Peraturan Kementerian Kesehatan mengenai struktur laboratorium di berbagai daerah.

“Untuk konfirmasi harus menggunakan PCR, didiagnosis (mendalam-Red). Jadi tidak hanya secara klinis saja. Karena setiap virus menunjukkan gejala yang hampir mirip (agar lebih terkonfirmasi penyebabnya-Red),” tambahnya

(hel)

Baca Juga

Tiga Kunci Mencegah Diabetes di Usia Muda

Tiga Kunci Mencegah Diabetes di Usia Muda