TOP TRAVEL: Begini Gambaran Ritual Mendandani Mayat Leluhur Toraja

TOP TRAVEL: Begini Gambaran Ritual Mendandani Mayat Leluhur Toraja

Upacara di Tana Toraja (Foto: National Geographi)

TANA Toraja terkenal di seluruh dunia karena keunikan tradisinya, khususnya tradisi penghormatan pada mereka yang telah tiada. Budaya kubur batu dan upacara mayat berjalan setelah didandani adalah bentuk tradisi unik yang banyak menarik perhatian warga dunia.

Tradisi adat di Sulawesi Selatan yang dilakukan dengan prosesi menjalankan mayat yang diawetkan tersebut dikenal dengan nama, Ma'nene.

Setelah kematian, masyarakat Toraja meyakinkan diri mereka bahwa anggota keluarga yang telah tiada belum mati. Anggota keluarga yang berada biasanya akan mengawetkan dan menyimpan jenazah lebih lama di rumah sebelum dimakamkan.

Setiap beberapa tahun sekali, anggota keluarga masih bisa mengunjungi jenazah keluarga mereka dan mengganti pakaian yang dikenakan terkahir dengan yang lebih baru. Pengeluaran jenazah dan pemakaman ulang itulah yang disebut dengan Ma’nene.

“Itu adalah momen untuk mengenang (mereka yang tiada). Sebab tiga tahun lagi mungkin beda bentuknya dan mudah-mudahan jenazahnya awet seperti yang kita lihat terakhir. Ma’nene mengingatkan kita untuk menyatakan kasih. Misal, saya jadi bisa melihat neneknya nenek saya dan menyatakan tanda terima kasih karena kita tidak akan ada tanpa mereka,” ungkap salah satu warga Toraja dalam satu video National Geographic.

Meski Anda tidak bisa langsung melihat ke sana, ada banyak foto yang beredar di internet untuk Anda lihat. Berikut beberapa di antaranya seperti yang Okezone kumpulkan dari berbagai sumber.

(ren)

Baca Juga

Meski Indah, Tempat-Tempat Ini Mengancam Nyawa ketika Didatangi

Meski Indah, Tempat-Tempat Ini Mengancam Nyawa ketika Didatangi