Jangan Lakukan Ini Jika Tak Ingin Dipermalukan saat Berlibur di Jepang

Jangan Lakukan Ini Jika Tak Ingin Dipermalukan saat Berlibur di Jepang

Ilustrasi Jepang (foto: Sophie Murray-Morris)

KETIKA Anda berlibur ke Jepang hanya sekadar penasaran atau pilihan random, mungkin akan melewatkan pengetahuan tentang budaya unik di sana.

Di antara banyak kebiasaan atau budaya unik dan menarik di Jepang, Anda harus mengetahui tiga kebiasaan ini agar tidak malu di depan umum, seperti dilansir dari Metro, Kamis (1/12/2016).

Jangan memakai pakaian renang saat mandi di Onsen

Onsen atau pemandian air panas di Jepang dan pemandian umum yang disebut ryokan memiliki aturan ketat yang harus Anda patuhi. Peraturan pertama adalah pakaian renang tidak diperbolehkan dan semua orang yang masuk harus telanjang!

Kedua, Anda harus membilas bersih badan Anda terlebih dahulu. Umumnya di pemandian akan ada ember air dan sabun yang digunakan. Ketiga, onsen hanya untuk merendam badan, bukan membilas badan. Jika Anda melakukannya, orang lain akan geli karena bagi mereka onsen harus tetap bersih.

Tato mungkin tidak terlalu disukai

Ini akan tergantung di mana Anda pergi di Jepang. Tapi, secara umum, tato sering dilihat sebagai hal yang tabu. Gym, pemandian umum, dan kolam renang di sana sering kali menolak masuk orang-orang yang terang-terangan bertato.

Tato sering dikaitkan dengan Yakusa atau Mafia Jepang. Namun, Dewan Pariwisata Jepang awal tahun ini meminta para pemilik pemandian umum untuk membolehkan orang-orang dengan tato masuk, menurut The Japan Times.

Mengangkat telefon di depan umum dianggap mengganggu

Di tempat umum, Anda mungkin akan sering melihat tanda larangan agar tidak menggunakan ponsel untuk menelefon atau menjawab panggilan. Tanda larangan bersms atau memainkan smartphone sambil berjalan pada saat yang sama juga ada untuk menghindari risiko kecelakaan.

(fid)

Baca Juga

Meski Indah, Tempat-Tempat Ini Mengancam Nyawa ketika Didatangi

Meski Indah, Tempat-Tempat Ini Mengancam Nyawa ketika Didatangi